Tak Menutup Kemungkinan Status Bandara Internasional Hanandjoeddin Pindah ke Depati Amir

ang memutuskan status internasional itu pemerintah pusat, ini harus dimanfaatkan betul jangan sampai lepas statusnya

Tak Menutup Kemungkinan Status Bandara Internasional Hanandjoeddin Pindah ke Depati Amir
erzaldi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Krisyanidayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan mengatakan tak menutup kemungkinan status bandara Internasional Hanandjoeddin dipindahkan ke bandara Depati Amir daripada status internasional ini pindah ke Provinsi lain. 

"Yang memutuskan status internasional itu pemerintah pusat, ini harus dimanfaatkan betul jangan sampai lepas statusnya. Bukan tidak bisa pindah ke Depati Amir, tetapi bagaimana kita mempertahankan itu, saya tidak membedakan Bangka dan Belitung, yang terpenting masih tetap status internasional," jelasnya.

Menurutnya, beberapa provinsi lain sudah mengincar status bandara internasional. Oleh karena itu, Babel harus bergerak cepat agar untuk melakukan penerbangan internasional agar status ini tidak lepas dari Babel.

"Bukannya gampang memutuskan status internasional itu, yang ada ini kita upayakan agar dalam waktu dekat penerbangan internasional ini bisa segera berjalan, dak keluar dari Babel status internasional ge kita besyukur," katanya. 

Dirinya tak menampik, dilihat dari sisi bisnis tawaran ke Bangka lebih besar, namun pemprov Mendorong agar status internasional tetap di Belitung. 

"Kecuali ada tawaran bisnisnya, kalau ada tawaran harus diajukan, jangan permasalahkan ke Bangka atau Belitung, yang ada ini sekarang di garap, kita optimalkan kita pertahankan, jangan berpolemik, sekarang rela enggak kalau status ini pindah ke provinsi lain, mau lari ke provinsi lain atau masih tetap di provinsi kita," tutupnya.(*)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved