BangkaPos/

Gubernur Erzaldi Tawarkan Potensi Bangka Belitung di IMT-GT

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari pertanian, pariwisata hingga perkebunan.

Gubernur Erzaldi Tawarkan Potensi Bangka Belitung di IMT-GT
Bangkapos.com
Peserta pertemuan Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) berpose bersama di Novotel Bangka. 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan, mulai dari pertanian, pariwisata hingga perkebunan.

Dalam kesempatan pertemuan Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT), Chief Ministers and Governors’ of Forum (Tingkat Gubernur, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Roesman Djohan berkesempatan memaparkan kondisi dan potensi yang ada Bangka Belitung, Kamis (28/9) di Novotel Bangka.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan gubernur sub regional Sumatera, gubernur dari Negara Malaysia dan gubernur dari Thailand.

Erzaldi mengatakan Bangka Belitung merupakan daerah ke­pulauan. Potensi yang ada cukup banyak dan sudah dikelola oleh Babel serta melakukan kerjasama dengan pihak lain.

“Kita memiliki cukup ba­nyak potensi yang dapat dikembangkan. Akan tetapi, potensi yang kita miliki ini masih kurang optimal. Kita miliki agro industri, agro pertanian dan juga pariwisata,” ujar Erzaldi.

Untuk di sektor pertanian, Erzaldi mengatakan Bangka Belitung sangat dikenal dengan lada.

Saat ini sedang dalam proses pengembangan. Kemudian ada karet serta sawit yang juga perlu pengembangan melalui intensifikasi pertanian.

Deputi Bidang Kerja Ekonomi Internasional Kementerian Perekonomian RI, Rizal Affandi Lukman yang juga selaku Senior Official’s Meeting dari Delegasi Indonesia mengungkapkan terdapat enam rumusan kerjasama yang telah disepakati oleh seluruh delegasi negara yang tergabung dalam pertemuan Senior Official’s Meeting (SOM) Indonesia Malaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT). 

Kesepakatan yang dihasilkan oleh seluruh delegasi yakni kerjasama di sektor pertanian, produk dan jasa halal, pengembangan pariwisata, transportasi dan ICT, kerjasama perdagangan dan investasi serta forum gubernur. 

“Dalam SOM juga membahas kerjasama bidang ICT, karena ICT ini sangat penting untuk mendukung peran penting untuk meningkatkan ekonomi dan pengembangan UKM,” jelas Rizal.

Rizal juga menjelaskan hasil kesepakatan tersebut akan dibawa dalam pertemuan khusus Menteri Perekonomian tiga negara dengan seluruh gubernur se-Sumatera untuk dibahas lebih lanjut bentuk kerjasama yang akan disepakati untuk dilaksanakan di wilayah Sumatera. 

“Tadi juga dibahas mengenai University Network. Untuk Indonesia ada 11 universitas di wilayah Sumatera, 4 universitas di Negara Thailand dan 8 universitas di Negara Malaysia yang tergabung dalam IMT-GT University Network. Nantinya kerjasama ini akan melakukan riset dan penelitian dalam rangka untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di tiga negara IMT-GT,” ungkap Rizal.

Selain itu, rumusan mengenai perluasan kota yang ramah lingkungan juga masuk dalam pembahasan yang akan dibawa dalam pertemuan khusus Kementerian Perekonomian dengan Forum Gubernur se-Sumatera.

Sedangkan pertemuan Government to Government (G2G), dirumuskan 6 (enam) kerjasama yang disepakati yakni  bidang pariwisata, pertanian, infrastruktur dan konektivitas dan perhubungan di wilayah Bangka Belitung masuk ke dalam kerjasama tersebut. (adv/can/may)

Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help