BangkaPos/

Sebelum Diperkosa, Siswi SMP Itu Diancam Diperkosa Beramai-Ramai,

Setelah selesai berhubungan, korban langsung meminta diantar pulang dengan pelaku, lalu satu bulan setelahnya

Sebelum Diperkosa, Siswi SMP Itu Diancam Diperkosa Beramai-Ramai,
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan diawali bujuk rayu pelaku terhadap korbannya.

Korban berinisial F (13)  masih duduk di bangku SMP dan pelaku berinisial R (17) pelajar SMK di Simpang Rimba.

Kronologi kejadian terjadi pada Jumat, (18/8) pukul 20.30 WIB, bertempat di pantai Tanjung periak Desa Rajik, Kecamatan Simpang Rimba.

Baca: Siswi SMP di Basel Dipaksa Berhubungan Intim di Atas Motor

"Persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh terlapor, dengan cara mengajak korban pergi berkeliling desa Simpang Rimba, saat di perjalanan namun pelaku justru membawa korban ke arah desa Rajik sambil merayu korban untuk melakukan hubungan seksual, dengan iming iming akan bertanggung jawab apabila terjadi apa dengan saudara F,"jelas Kapolsek Simpangrimba Iptu Yudha kepada wartawan, Sabtu (30/9)

Yuda menambahkan setelah tiba di pantai korban, dirayu oleh pelaku dan mengancam apabila tidak mau menuruti ajakannya maka dia akan memanggil temannya untuk memperkosa secara beramai ramai ramai.

"Setelah selesai berhubungan, korban langsung meminta diantar pulang dengan pelaku, lalu satu bulan setelahnya, orang tua korban mencurigainya, karena anaknya telat menstruasi, akhirnya setelah Itu korban langsung di bawa oleh orang tuanya ke bidan, untuk dilakukan tes kehamilan dan hasilnya positif,"ujarnya.(*)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help