BangkaPos/

Selain Dianjurkan Berpuasa, Bersedekah di Hari Asyura Ternyata Banyak Pahalanya

Bahkan setelah Nabi berhijrah ke Madinah, beliau terus mengerjakan puasa itu dan memerintahkan para sahabat turut pula berpuasa.

Selain Dianjurkan Berpuasa, Bersedekah di Hari Asyura Ternyata Banyak Pahalanya
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Bulan Muharram atau dalam istilah penanggalan jawa disebut bulan suro merupakan bulan yang bersejarah bagi umat Islam.

Karena itu, umat Islam disarankan untuk memperbanyak menjalankan ibadah pada bulan tersebut.

Terutama ibadah puasa pada tanggal 10 muharram (Asyura).

Puasa Asyura

Dikutip dari NU Online, Sayyidah Aisyah, istri Nabi shallallahu 'alaihi wassalam menyatakan bahwa hari Asyura adalah hari orang-orang Quraisy berpuasa.

Nabi Muhammad juga ikut mengerjakan puasa tersebut.

Bahkan setelah Nabi berhijrah ke Madinah, beliau terus mengerjakan puasa itu dan memerintahkan para sahabat turut pula berpuasa.

Setelah diwajibkan puasa dalam bulan Ramadhan, Nabi s.a.w. menetapkan:

مَنْ شَاءَ أَنْ يَصُومَهُ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ شَاءَ أَنْ يَتْرُكَهُ فَلْيَتْرُكْهُ

“Barangsiapa yang menghendaki berpuasa Asyura puasalah dan siapa yang tidak suka boleh meninggalkannya." (HR. Bukhari, No: 1489; Muslim, No: 1987)

Halaman
1234
Editor: edwardi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help