Bawa Kostum Mirip Kuda Lumping di Ajang Internasional, Malaysia Nggak Malu-malu Bilang Kuda Warisan

Kostum yang akan dipakai dalam ajang ratu kecantikan level internasional tersebut terlihat mirip dengan Kuda Lumping.

Bawa Kostum Mirip Kuda Lumping di Ajang Internasional, Malaysia Nggak Malu-malu Bilang Kuda Warisan
Kompas.com/Nazar Nurdin
Delapan orang warga negara Belgia menampilkan tarian "Jaran Kore" dalam Pesta Rakyat Jawa Tengah di GOR Satria Purwokerto, Jumat (21/8/2015) malam. 

"Pada awal abad ke 20, migrasi masyarakat Jawa melalui kapal dagang Belanda dan Jepang untuk mencari lahan baru membawa serta budayanya termasuk pertunjukan tari unik ini yang dilakukan pada kesempatan menyenangkan.

"Pada tahun 1971, pariwisata kementerian Johor mengakui tarian Kuda Kepang untuk masyarakat Jawa yang berada di Johor sebagai tanda simbolis kesatuan dan keragaman budaya bagi masyarakat Johor.

Baca: Bikin Heboh, Ini Fakta-fakta Siswi di Belinyu Melahirkan di Sekolah , No 6 Tak Ada yang Curiga

"Dengan kemiripan sejarah yang kuat, asal mula warisan budaya Jawa tersebar di negara bagian utara Johor, Perak dan Selangor di Malaysia, dan Singapura," caption yang tertulis menerangkan foto Sanjeda John yang mengenakan kostum Kuda Warisan.

Dilansir TribunTravel.com dari Wikipedia, kuda lumping atau yang lebih dikenal dengan sebutan jaran kepang atau jathilan merupakan tarian tradisional Jawa yang menampilkan prajurit menunggang kuda.

Baca: 6 Fakta Siswi SMP di Basel Dipaksa Berhubungan Badan di Atas Motor, No 4 Ancamannya Ngeri

Seperti yang terlihat, kuda lumping terbuat dai bambu yang dianyam menyerupai kuda.

Kalau traveler jalan-jalan ke Ponorogo dan melihat tarian reog, biasanya juga terdapat tarian kuda lumping.

Beberapa penampilan kuda lumping juga terdapat atraksi kesurupan, kekebalan, dan kekuatan magis, di antaranya atraksi memakan beling dan kekebalan tubuh terhadap deraan pecut.

Meski kuda lumping berasal dari Jawa, namun tarian ini juga diwariskan kaum Jawa yang menetap di Sumatera Utara dan di beberapa daerah di luar Indonesia.

Halaman
123
Editor: Alza Munzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help