Beli Pasir Timah dari Penambang Ilegal, Kolektor Timah Sungailiat Diamankan Polisi

Penggeledahan dikediaman Ak bermula dari laposan masyarakat yang menginformasikan bahwa Ak kerap

Beli Pasir Timah dari Penambang Ilegal, Kolektor Timah Sungailiat Diamankan Polisi
Ist
Anggota Subdit Tipidter Ditkrimsus saat mengamankan pasir timah milik Ak warga Kuday Sungailiat Kabupaten Bangka Jum'at (29/9/2017) lalu 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA---Subdit IV Tipidter Ditkrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung kembali membekuk kolektor pasir timah yang diduga membeli pasir timah dari penambang ilegal.

Kali ini Ak (38) warga Kuday Sungailiat Kabupaten Bangka yang dibekuk dengan barang bukti 6 kampil (karung) pasir timah dengan berat 175 kg.

"Anggota Tipidter mendapati barang bukti digudang terletak dikediaman tersangka kemarin Jum'at (29/9/2017)," kata Kabid Humas AKBP Abdul Mun'im Minggu (1/10/2017)

Penggeledahan dikediaman Ak bermula dari laposan masyarakat yang menginformasikan bahwa Ak kerap membeli pasir timah dari penambang ilegal.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Selanjutnya Jum'at (29/9/2017) petang tim Subdit Tipidter mendatangi kediaman Ak dan mendapati 6 kampil pasir timah dengan berat total 175 kg digudang miliknya.

Ak tidak dapat menunjukkan dokumen sah kepemilikan pasir timah tersebut.

Selanjutnya Ak dan barang bukti digelandang ke Polda Kepulauan Bangka Belitung

AKBP Abdul Mun'im mengatakan pelaku Ak (38) telah disangka melakukan tindak pidana di bidang pertambangan yaitu melanggar 161 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. Isi pasal setiap orang atau pemegang IUP Operasi Produksi atau IUPK atau Operasi yang menampung, memanfaatkan, melakukan pengolahan dan pemurnian pengangkutan, penjualan mineral dan batu bara yang bukan dari pemegang IUP, IUPK atau Izin.

Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved