BangkaPos/

Masalah Batas Wilayah, Terjadi Pada Cetak Sawah di Desa Payung

Permasalahan batas wilayah sempat terjadi di Desa Payung dengan Desa Nadung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Masalah Batas Wilayah, Terjadi Pada Cetak Sawah di Desa Payung
info bangka selatan.com
kecamatan payung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Permasalahan batas wilayah sempat terjadi di Desa Payung dengan Desa Nadung, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.

Permasalahan itu didasari atas pembukaan percetakan sawah beberapa waktu lalu.

Namun menurut Kades Payung Rifani bahwa permasalahan tersebut bisa diselesaikan antara perangkat Desa yang berseteru, dengan melihat peta dan menggunakan GPS untuk melihat batas administrasi batas suatu wilayah.

"Ada permasalahan administrasi wilayah Desa, tetapi sudah kami selesaikan, masyarakat kepala desa mengklaim daerah mereka, dalam pembangunan cetak sawah, di wilayah itu. selain di Payung ada juga di Desa Pangkalanbuluh dengan Desa Nadung, tetapi telah di mediasi oleh pihak Polsek masalahnya sama, mengenai batas wilayah untuk cetak sawah,"ujar Rifani kepada wartawan, Senin (2/10/2017).

Ia menambahkan, dalam menyelesaikan, permasalahan perbatasan wilayah itu antara perangkat desa menyelesaikanya secara kekeluargaan, untuk menentukan batas Desa mereka masing masing.

"Kita melakukan penyelesainya secara kekeluargaan, kita bertemu sesama perangkat desa di lapangan, menggunakan GPS untuk mengetahui batas wilayah masing masing Desa," ujarnya.

Menurutnya, saat ini terdapat 260 hektar tanah yang ditanami oleh padi dari pembukaan lahan cetak sawah di Desa Payung.

Terpisah, Kabag Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Kabupaten Bangka Selatan Zamroni menjelaskan sejauh ini menurutnya, tidak banyak laporan mengenai adanya perseteruan antara Desa untuk mempermasalahkan masalah batas wilayah.

Menurutnya untuk menyelesaikan masalah itu, bisa di selesaikan oleh pihak Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa Kabupaten Bangka Selatan yang mengurusi mengenai pemerintahan Desa.

"Jadi penegasannya penyelesaian batas Desa akan dikoordinir dan diselesaikan oleh dinas sosial dan pemerintahan desa, karena batas desa merupakan bagian dari sistem penyelenggaraan pemerintahan Desa, bagian pemerintahan Sekretariat Daerah akan di fokuskan pada koordinasi dan penyelesaian batas antara Kabupaten dan penataan batas antar wilayah kecamatan," ujar Zamroni.

Ia juga menegaskan, bahwa di Kabupaten Bangka Selatan saat ini belum terjadi permasalahan perbatasan yang berakibat adanya perseteruan antara Desa.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help