BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Satpol PP Razia Siswa Bolos, Tiga Pelajar dan Tiga Motor Terjaring

Tim Satpol PP.Kabupaten Bangka sebanyak satu regu patroli tibum dipimpin Roni Isro, Senin (2/10/2017) melakukan razia siswa

Satpol PP Razia Siswa Bolos, Tiga Pelajar dan Tiga Motor Terjaring
IST
Tim Satpol PP Kabupaten Bangka mengangkut sepeda motor yang ditinggal kabur parac) pelajar saat melakukan razia pelajar yang bolos, Senin (2/10/2017) di Pantai Batu Bedaun. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Satpol PP.Kabupaten Bangka sebanyak satu regu patroli tibum dipimpin Roni Isro, Senin (2/10/2017) melakukan razia siswa yang bolos sekolah.

Tim menyusiri ke beberapa tempat wisata dimana ditemukan di Pantai Batu Bedaun, beberapa siswa SMK dan MAN bolos ketika jam sekolah.

Saat Tim Satpol PP bergerak para pelajar banyak yang kabur, dan ada dua siswi yang kabur begitu patroli masuk. Tim Satpol PP hanya berhasil mengamankan tiga siswa dan tiga sepeda motor.

"Kegiatan ini kami lakukan untuk meminimalisir angka putus sekolah, dan untuk menghindari dari kasus seperti kejadian anak sekolah di Belinyu (siswi yang hamil.san melahirkan di WC sekolah--red(," ungkap Kabid Penegakan Perundang-Undangan Satpol PP Kabupaten Bangka Ahmad Suherman kepada bangkapos.com, Senin (2/10/2017) malam.

Ia minta kepada pihak sekolah, agar bijaksana, menghadapi siswa yang telat masuk sekolah menyebabkab siswa takut masuk kelas dan takut pulang kerumah, yang akhibya bolos nongkrong di pantai.

Untuk itu siswa yang kedapatan membolos dari SMK dan MAN diminta membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya membolos dari sekolah dan meminta orang tua siswa datang. Apalagi motor di tinggal lari kabur oleh siswa yang membolos. "Jadi ada orang tua dan siswa yang ngambil motor di kantor satpol pp," kata Suhermsn.

Kegiatan ini lanjutnya merupakan patroli rutin yang dilakukan Satpol PP khusus untuk para pelajar akan ditingkatkan, temasuk malam hari dilakukan razia di warnet-warnet karena banyak pelajar yang main game online sampai larut malam.

"Kami akan razia khusus pelajar sebagai generasi penerus. Termasuk program magrib mengaji, khusus anak-anak kita patroli, jangan sampai mereka magrib nongkong-nongkrong di tempat yang nggak jelas, apalagi sekarang anak-anak sekolah sudah minum arak di campur minuman anak-anak sering kedapatan," sesal Suherman khawatir.s

Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help