Sopian Berharap Pembangunan IPAL Dapat Kurangi Aspek Kekumuhan di Pangkalpinang

Berdasarkan data aspek pengelolaan air limbah penyumbang nomor empat kekumuhan yang ada di Kota Pangkalpinang

Sopian Berharap Pembangunan IPAL Dapat Kurangi Aspek Kekumuhan di Pangkalpinang
bangkapos.com/Zulkodri
Wakil Walikota Pangkalpinsng, M Sopian ketika meletakkan batu pertama pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) komunal limbah tempe yang dibangun di wilayah RT 01, RW 03 Kelurahan Kejaksaan Kota Pangkalpinang, Senin (02/10/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wakil Walikota Pangkalpinang, M Sopian berharap dengan adanya pembangunan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (Ipal) komunal limbah tempe yang dibangun di wilayah RT 01, RW 03 Kelurahan Kejaksaan Kota Pangkalpinang dapat mengurangi aspek kekumuhan yang ada di Kota Pangklapinang.

" Berdasarkan data aspek pengelolaan air limbah penyumbang nomor empat kekumuhan yang ada di Kota Pangkalpinang. Sedangkan untuk aspek kekumuhan lainnya seperti pengelolaan persampahan, pengamanan kebakaran, penyediaan air minum juga perlu kita pikirkan bersama. Saya mewakili pemerintah Pangkalpinang siap jadi nakhoda dan berkolaborasi penanganan permukiman kumuh di Pangkalpinang ini," ujarnya kepada bangkapos.com, Senin (02/10/2017).

Dikatakan Sopian, sesuai amanat Undang-undang nomor 1 2011 penanganan pemukiman kumuh wajib dilakukan pemerintah baik pusat maupun daerah.

Salah satu wujud dari amanat undang-undang itu, pemerintah Kota Pangkalpinang membuat program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) secara berkelanjutan, sehingga di 2019 kawasan kumuh di Kota Pangkalpinang menjadi 0 persen.

" Dalam kesempatan berbahagia ini, saya berharap bapak dan ibu tetap istiqomah untuk berkolaborasi dalam kegiatan program "Kotaku". Dengan demikian permasalahan perkumuhan bisa kita selesaikan. Muaranya bermanfaat bagi upaya peningkatan kualitas pemukiman secara komprehensif dan dapat menjadi gerakan masyarakat dengan sumber daya yang dimilikinya," ucapnya.

Penulis: zulkodri
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved