BangkaPos/

Equatorial Guinea, Negara yang Hampir Dikudeta oleh Tentara Bayaran dan Pemasok Senjata

Upaya kudeta di negara Republik Equatorial Guinea memang tak bisa dilepaskan dari seseorang yang berprofesi sebagai pengusaha sekaligus

Equatorial Guinea, Negara yang Hampir Dikudeta oleh Tentara Bayaran dan Pemasok Senjata
Vice.com
Pasukan bayaran di bawah pimpinan Simon Mann 

Sebanyak 10 persen kebutuhan cadangan minyak dunia bahkan diambil dari Guinea.

Presiden Nguema berhasil menduduki kursi presiden sebelumnya yang juga masih pamannya sendiri, yakni Francisco Macias Nguema.

Untuk menjaga keamanan terhadap aset-aset negaranya, Nguema antara lain mempercayakan kepada lembaga keamanan swasta yang dipimpin Simon Mann.

Kemampuan Mann untuk mengamankan aset Nguema tak diragukan lagi.

Apalagi Simon Mann merupakan pendiri lembaga keamanan Sandline Internasional dan Excecutive Outcomes serta telah memiliki reputasi internasional.

Namun ketika menyadari masa depan Guinea tampaknya akan diwariskan kepada putra Obiang Nguema yang dianggap kurang kooperatif, Mann dan komplotannya lalu merencanakan kudeta dengan cara menculik dan sekaligus membunuh Presiden Obiang Nguema.

Apalagi selama berkuasa Obiang cenderung memperkaya diri dan tak peduli pada rakyatnya yang masih menderita.

Simon Mann antara lain bekerjasama dengan tokoh yang nanti sudah disiapkan untuk mengganti Obiang Nguema, Severo Moto yang yakin kudeta akan sukses, saat itu (2004) sedang bersiap-siap di Madrid, Spanyol.

Puluhan tentara bayaran asal Portugis yang pernah dipimpin Mann menumpas gerilyawan di Angola juga telah diberangkatkan.

Dalam penerbangan secara rahasia mereka mampir di Zimbabwe untuk mengambil logistik.

Halaman
123
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help