BangkaPos/

Fakta Tentang Siswi di Bangka Barat Kedapatan Hamil, Awalnya Dua yang Dicurigai

Pihak guru di sekolah tersebut secara mendadak memanggil setiap siswi, untuk masuk ke toilet untuk diambil sampel urinenya.

Fakta Tentang Siswi di Bangka Barat Kedapatan Hamil, Awalnya Dua yang Dicurigai
Tribunnews.com
tes kehamilan 

"Kan sekarang untuk SMA sudah kewenangan provinsi, jadi kalau ada apa-apa, pihak SMA laporannya langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi. Laporan ke kami sudah jarang, karena SMA kan ranah provinsi. Kalau kabar yang di Belinyu saya tahu dari koran," ujar Ismantho.

Pelaksanaan tes kehamilan yang dilakukan secara mendadak di sekolah tersebut, juga diungkapkan oleh sejumlah siswi sekolah setempat.

"Aok (iya) Mas, kami kemarin ikut di tes juga. Semua cewek (siswi) dites. Disuruh kencing dan diambil sampel air kemihnya, pas kami ambil sampel urine, guru kami berjaga tepat di pintu toilet depan. Ade budak (ada siswi) yang positif (hamil)," ujar Zk salah satu siswi di sekolah tersebut.

Siswi lainnya Pi dari sekolah yang sama juga menyebutkan, soal pelaksanaan tes kehamilan yang dilakukan secara mendadak di sekolahnya.

Tes kehamilan yang dilakukan secara mendadak di salah satu SMA tersebut juga mendapatkan tanggapan dari sejumlah orang tua siswa siswi dan warga di daerah setempat.

Menurut Kanda (ortu siswi), apa yang dilakukan pihak sekolah, yakni tes urine untuk mengetahui apakah ada kehamilan para siswinya yang hamil atau tidak, langkah itu satu terobosan yang tepat dan jenius.

"Kami tahu yang sekolah mana yang melakukan tes kehamilan ke semua siswinya itu. Anak saya juga cerita kok, bahwa di sekolahnya melakukaan tes kehamilan, apa yang dilakukan pihak guru di SMA, itu terobosan tepat, itu sekolah yang cerdas dan tanggap, saya pikir semua sekolah harus meniru langkah SMA tadi," ujar Kanda.

Ortu siswi lainnya, Syarif mengatakan, belajar dari apa (tes kehamilan ke semua siswi) yang dilakukan oleh pihak SMA tersebut, maka para orang tua juga harus memperkuat kontrol dan pengawasan ke anak-anaknya. (yik)
-
Tak Boleh Samaratakan
KEPALA Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Soleh menyayangkan adanya pemeriksaan kehamilan di salah satu sekolah di Babel.

Menurutnya, pemeriksaan kehamilan sangat tidak elok dilakukan di lembaga pendidikan. Terkecuali hal ini sudah mendesak dan sudah ditemukan adanya indikasi kehamilan.

Dijelaskan Soleh, sekolah tidak boleh menyamaratakan seluruh siswa hanya lantaran ada satu siswa yang terindikasi hamil.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help