BangkaPos/

Pelaku Penembakan di Las Vegas yang Tewaskan 58 Orang Tidak Disebut Teroris

Semua berawal saat suara tembakan terdengar di tengah gelaran sebuah festival musik country,

Pelaku Penembakan di Las Vegas yang Tewaskan 58 Orang Tidak Disebut Teroris
getty/dailymail
Insiden penembakan massal di sebuah festival musik di AS terjadi, di dekat Hotel dan Kasino Mandalay Bay, sebuah resort di Las Vegas, Nevada, AS, Minggu (1/10/2017) malam. (Daily Mail/Getty Images) 

BANGKAPOS.COM, NEVADA - Warganet dan sejumlah media asing menyampaikan protes atas penembakan di sebuah festival musik di Amerika Serikat (AS) yang tidak dianggap sebagai aksi teror.

Peristiwa penembakan terjadi di dekat Hotel dan Kasino Mandalay Bay, sebuah resort di Las Vegas, Nevada, AS, Minggu (1/10/2017) malam.

Semua berawal saat suara tembakan terdengar di tengah gelaran sebuah festival musik country,

Route 91 Harvest, yang diadakan di seberang Mandalay Bay.

Arah tembakan dikatakan datang dari lantai 32 hotel dan kasino tersebut.

Sheriff Joseph Lombardo dari Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan yang tewas bernama Stephen Paddock, seorang pria berusia 64 tahun.

Paddock diyakini mengakhiri nyawanya sebelum polisi memasuki kamar hotel yang ditinggalinya.

Biro Investigasi AS (FBI) mengatakan bahwa pihaknya mendapati Paddock "tidak memiliki hubungan dengan kelompok teroris internasional" manapun.

Lombardo juga mengatakan polisi hingga kini masih belum mendapat informasi apapun yang dapat memberi masukan soal motif serangan itu.

Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas akhirnya tidak menangani dan menganggap insiden tersebut sebagai serangan terkait terorisme.

Halaman
123
Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help