BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Saat Mencuat Isu Senpi Rakitan, Kades Pangkalniur ke Pulau Kianak DAS Perimping

Ke Pulau Kianak, bukan terkait dengan isu senpira, melainkan untuk melakukan pengecekan wilayah desanya

Saat Mencuat Isu Senpi Rakitan, Kades Pangkalniur ke Pulau Kianak DAS Perimping
(Bangkapos/riyadi)
TI APUNG DAS PERIMPING -- TI apung yang pernah beroperasi disekitar Pulau Kianak di DAS Perimping. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sehari setelah mencuatnya isu senjata api rakitan (senpira) di tambang inkonvensional (TI) apung di sekitar Pulau Kianak DAS Perimping, 27 September lalu, Kades Pangkalniur Agustino bersama jajarannya, turun ke pulau Kianak DAS Perimping.

Ke Pulau Kianak, bukan terkait dengan isu senpira, melainkan untuk melakukan pengecekan wilayah desanya yang berada di beting sungai sebagai batas wilayah antara Desa Berbura-Pangkalniur Kecamatan Riausilip.

"Intinya turun ke Kianak, yakni cek batas wilayah desa, karena persoalan batas desa, harus clear. Di Pulau Kianak ada batas wilayah antara Desa Pangkalniur-Berbura, batas wilayah ini harus kami clear-kan, sehingga nanti tidak ada lagi persoalan tentang batas desa," jelas Agustino kepada bangkapos.com Selasa (3/10).

Namun, lanjut Agustino, turun ke lokasi itu, juga untuk memastikan apakah lahan yang masuk wilayah desanya di perbatasan itu, aman dari aktivitas TI apung atau tidak.

Hasil survei di lapangan, tidak ada TI apung beroperasi di wilayah Desa Pangkalniur.

Masyarakat Desa Pangkalniur sejak awal menolak keras alias tidak pernah menerima TI apung masuk dan beroperasi di wilayahnya di Pulau Kianak.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help