BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Sayang Dengan Bakau, Masyarakat Desa Pangkalniur Ingatkan Penambang DAS Perimping

Nelayan di desa kami dari awal juga menolak keras terhadap keberadaan TI apung di DAS Perimping agar jangan sampai beroperasi

Sayang Dengan Bakau, Masyarakat Desa Pangkalniur Ingatkan Penambang DAS Perimping
(Bangkapos/riyadi)
TI APUNG DAS PERIMPING -- TI apung yang pernah beroperasi disekitar Pulau Kianak di DAS Perimping. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat dan Pemdes Pangkalniur Kecamatan Riausilip sudah lama mewanti-wanti ke penambang yang menggunakan Tambang Inkonvensional (TI) apung di DAS Perimping, agar tidak masuk dan beroperasi di daerah batas desa di Pulau Kianak, yang masuk wilayah desa itu.

"Hati-hati jangan berani-berani masuk ke Pulau Kianak yang nasuk wilayah desa kami. Kami dan masyarakat akan ambil tindakan, bila ada TI apung masuk wilayah kami di Kianak," tandas Kades Pangkalniur Agustino kepada bangkapos.com Selasa (3/10/2017).

Penegasan tersebut disampaikan Agustino, karena masyarakat dan Pemerintah Desa Pangkalniur sayang dengan bakau di Kianak dan daerah tangkapan nelayan.

TI apung dilarang keras masuk dan beroperasi di wilayah Desa Pangkalniur di sekitar batas desa, karena desa dan masyarakat juga tidak menghendaki terjadinya permainan TI apung mengatasnamakan nelayan.

"Kami tidak mau itu terjadi, mengatasnamakan nelayan tapi ujung-ujung duitnya masuk ke pribadi. Nelayan di desa kami dari awal juga menolak keras terhadap keberadaan TI apung di DAS Perimping agar jangan sampai beroperasi di perbatasan yang masuk wilayah Desa Pangkalniur," jelas Agustino.(*)

Penulis: riyadi
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help