BangkaPos/
Home »

Lokal

Siswi yang Melahirkan di Toilet Sekolah Akui Pria Ini Ayah Bayinya, Begini Cara Mereka Intim

Pelaku yang membuat siswi di sebuah SMK di Belinyu hamil akhirnya terungkap.

Siswi yang Melahirkan di Toilet Sekolah Akui Pria Ini Ayah Bayinya, Begini Cara Mereka Intim
Istimewa
Pelaku yang diamankan karena menghamili siswi SMK 

Menurutnya, pemeriksaan kehamilan sangat tidak elok dilakukan di lembaga pendidikan.

Terkecuali hal ini sudah mendesak dan ada ditemukan indikasi kehamilan.

Dijelaskan Soleh, sekolah tidak boleh menyamaratakan seluruh siswa hanya lantaran ada satu siswa yang terindikasi hamil.

"Lembaga sekolah ini mendidik anak-anak yang berpendidikan, berkarakter, kalau pemeriksaan kehamilan di sekolah ini kurang tepat, kecuali sangat mendesak dan itupun bukan berarti diratakan seluruh anak diperiksa, hanya anak-anak yang terindikasi dan memang sangat-sangat dibutuhkan," kata Soleh, Senin (2/10/2017).

Dirinya tak menampik, paska kejadian siswa yang melahirkan di toilet sekolah benar-benar mencoreng dunia pendidikan.

"Sangat malu kita, tidak hanya mencoreng pendidikan di Babel, tapi juga secara nasional, jangan sampai ini terulang lagi," tegasnya.

Selain itu, pemberian sanksi bagi yang dilakukan sekolah bagi siswa yang melanggar aturan seperti hamil merupakan hal yang lumrah.

Menurutnya sanksi berupa dikeluarkan dari sekolah sudah menjadi aturan yang disepakati sekolah, siswa dan orangtua yang tertuang dalam tata tertib sekolah.

Lanjutnya, siswi yang hamil memang tidak dapat melanjutkan pendidikannya di sekolah formal lantaran bertentangan dengan aturan.

"Sekolah memberikan sanksi itu wajar, karena kan sekolah punya tata tertib yang telah disetujui sekolah, siswa, dan orangtua. Panggil orangtuanya, pendidikannya jangan putus tapi dialihkan ke paket kesetaraan, karena memang yang berkeluarga tidak boleh di sekolah formal, makanya disiapkan tempat untuk pendidikan kesetaraan," kata Soleh. (ferry laskari/kris)

Penulis: ferylaskari
Editor: Alza Munzi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help