BangkaPos/

Bhabinkamtibmas Desa Ranggas Galangkan Program Polisi Masuk Kebun

Secara umum jumlah penduduk di Desa Ranggas menurunya, terdapat lebih kurang 3.500 jiwa

Bhabinkamtibmas Desa Ranggas Galangkan Program Polisi Masuk Kebun
bangkapos.com/Riki Pratama
Bhabinkamtibmas Desa Ranggas Briptu Anggi Sumeran dan Kanit Binmas Polsek Air Gegas, Bripka Supriyadi bersama perangkat desa yakni Kadus IV Mat Sahri dan warga melaksanakan Program PMK (Polisi Masuk Kebun) di daerah Kelekak Malik Dusun IV, Desa Ranggas Kecamatan Air gegas, Bangka Selatan. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Bhabinkamtibmas Desa Ranggas Briptu Anggi Sumeran dan Kanit Binmas Polsek Air Gegas, Bripka Supriyadi bersama perangkat desa yakni Kadus IV Mat Sahri dan warga melaksanakan Program PMK (Polisi Masuk Kebun) di daerah Kelekak Malik Dusun IV, Desa Ranggas Kecamatan Air gegas, Bangka Selatan, Rabu (4/10/2017)

Dimana PMK merupakan program yang diusung oleh Kapolsek Air Gegas, Iptu Navy Prahana Prima Satya, melalui unit Binmas Polsek Air Gegas untuk memberdayakan Bhabinkamtibmas agar bisa melaksanakan sambang serta Patroli ke wilayah perkebunan warga yang berada di masing-masing desa Binaan untuk melaksanakan Lounching Program BPK Bhabinkamtibmas Peduli Kebun
(Garden Care Bhabinkamtibmas)

Kapolsek Air Gegas Iptu Navy menjelaskan bahwa ini merupakan program yang di tujukan kepada masyarakat menengah ke bawah yang memiliki lahan kebun untuk dimanfaatkan menanam Jenis tanaman jangka pendek.

"Seperti jagung, kunyit, terong, kacang tanah, timun dan lainnya, perlu kita ketahui bahwa Desa Ranggas yang terletak kecamatan air Gegas Kabupaten,"ujar Navy kepada wartawan, Rabu (4/10/2017)

Secara umum jumlah penduduk di Desa Ranggas menurunya, terdapat lebih kurang 3.500 jiwa yang dihuni oleh berbagai macam suku, seperti melayu Bangka, Jawa, Madura, Flores dan lainya.

"Usia kerja penduduk rata-rata 25 tahun, mengingat usaha di bidang perkebunan, pertanian menjadi salah satu pekerjaan yang lebih menjanjikan,"ujarnya

Terpisah, Bhabinkamtibmas Desa Ranggas Briptu Anggi Sumeran mengatakan dirinya rela menyisihkan pendapatan perbulan untuk membeli bibit jagung berkualitas unggul dan membuat Program BPK.

Bentuk kepedulian Anggi ia tunjukkan sebagai kepedulian dirinya terhadap profesi pekebun masyarakat Desa Ranggas.

"Ini bentuk kepedulian saya, terhadap program yang di tujukan kepada masyarakat menengah ke bawah memiliki lahan kebun untuk dimanfaatkan menanam jenis tanaman jangka pendek seperti, jagung, terong, kacang tanah, timun dan lainya,"ujarnya

Menurutnya, maksudnya apabila ada warga menengah ke bawah yang memiliki lahan perkebunan, agar bisa dimanfaatkan untuk menanam lada atau sahang, agar bisa menanam tanaman jangka pendek.

Mengingat jangka waktu panen lada terbilang cukup lama yang dirasakan masyarakat Desa, menjadi alasan juga diharapkan sebagai penghasilan tambahan untuk menunggu waktu dalam kurun tiga tahun agar bisa memanfaatkan lahan kosongnya.

"Juga untuk mendapatkan penghasilan tambahan sehingga dengan melalui program ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,"harapnya

Penulis: Riki Pratama
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help