Hindari Penyalahgunaan Obat, Remaja Harus Dibekali Pengetahuan

Inilah yang menyebabkan remaja lebih sensitif untuk melakukan tindakan aneh dan berkeinginan mencoba hal baru.

Hindari Penyalahgunaan Obat, Remaja Harus Dibekali Pengetahuan
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Psikolog Klinis Servarius Samuel 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ardhina Trisila Sakti

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penyalahgunaan obat oleh kalangan pelajar atau usia produktif menurut Psikolog Klinis, Servarius Samuel tak terlepas dari kepribadian remaja yang masih mengalami sikap labil dan mencari jati diri di tengah perkembangan hidup.

Inilah yang menyebabkan remaja lebih sensitif untuk melakukan tindakan aneh dan berkeinginan mencoba hal baru.

"Dorongan "mencoba" ini yang membawa mereka terjebak dalam penyalahgunaan itu. Penyalahgunaan obat menjadi tangung jawab orang tua, murid dan tokoh masyarakat untuk mengantisipasinya,"ujar Servarius Samuel saat dihubungi Bangka Pos, Rabu (4/10).

Beberapa langkah antisipasi penyalahgunaan obat yang dapat dilakukan berupa pedampingan konseling secara pribadi dan berkelompok agar secara kognitif remaja mendapat informasi dampak penyalahgunaan obat.

"Anak-anak bisa dilatih untuk mengikuti kegiatan positif peminatan karang taruna, forum peminatan musik, pecinta alam supaya perhatian mereka bisa dialihkan. Kedua ada modifikasi lingkungan dengan memfasilitasi ruang terbuka agar remaja bisa berekreasi dan bermain bersama. Tak tergoda dan tak ada alasan sembunyi melakukan penyalahgunaan," jelasnya.

Penulis: Ardhina Trisila Sakti
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help