BangkaPos/

Mengenang Tatang Koswara, Sniper TNI yang Masuk Jajaran Sniper Terbaik Dunia, Ini Kisahnya

Dalam buku yang ditulis Peter Brookesmith itu, nama Tatang masuk ke daftar 14 besar Sniper’s Roll of Honour di dunia

Mengenang Tatang Koswara, Sniper TNI yang Masuk Jajaran Sniper Terbaik Dunia, Ini Kisahnya
KOMPAS.com/Reni Susanti
Tatang Koswara Sniper terbaik dunia asal Indonesia 

BANGKAPOS.COM--Tatang Koswara ialah tentara Indonesia yang masuk ke daftar penembak jitu atau sniper terbaik di dunia, seperti tercantum dalam buku Sniper Training, Techniques and Weapons.

Dalam buku yang ditulis Peter Brookesmith itu, nama Tatang masuk ke daftar 14 besar Sniper’s Roll of Honour di dunia.

Tatang mencetak rekor 41 di bawah Philip G Morgan (5 TH SFG (A) MACV-SOG) dengan rekor 53, dan Tom Ferran (USMC) dengan rekor 41. Tatang memperoleh rekor tersebut dalam perang di Timor Timur pada 1977-1978.

Baca: Kisah Dua Sniper Legendaris Amerika Serikat, Seorang Diri Sukses Bunuh 109 Tentara

Kendati menyandang predikat sniper terbaik dunia, Tatang tetap hidup dalam kesederhanaan. Kesederhanaan tersebut menjadi prinsip hidupnya.

Tatang Koswara sniper terbaik Indonesia saat bersama istri.
Tatang Koswara sniper terbaik Indonesia saat bersama istri. (KOMPAS.com/Reni Susanti)

Sniper terbaik dunia yang pernah dimiliki Indonesia ini sendiri meninggal karena serangan jantung, Selasa (3/3/2015) sekitar pukul 20.00 WIB.

Berikut ceceran kisah hidup sang Sniperterbaik kelas dunia dari Indonesia yang dirangkum dari Kompas.com:

Mata Tati Hayati terfokus pada angka jarum jam yang menunjukkan pukul 05.00 WIB. Melihat angka tersebut, Tati mempercepat gerakannya.

Dibantu sang suami, Tatang Koswara (68), ia menyiapkan segala perlengkapan untuk pergi ke Kodiklat TNI AD di Jalan Aceh, Bandung, tempat warung makannya berada.

Langkah Tati saat itu tampak tergesa karena seharusnya ia meninggalkan rumahnya di Cibaduyut pukul 05.00 WIB sehingga bisa sampai di warung pukul 05.30 WIB dan memulai jualan pukul 06.30 WIB pada saat anggota TNI AD sarapan.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help