BangkaPos/

RSHS Bandung Tangani 100 Lebih Kasus Perempuan Tertelan Jarum Pentul

Dokter spesialis THT RSHS Agung Dinasti Permana mengatakan hingga saat ini pihaknya mencatat lebih dari 100 kasus yang telah ditangani di RSHS

RSHS Bandung Tangani 100 Lebih Kasus Perempuan Tertelan Jarum Pentul
youtube
Ilustrasi jarum pentul 

BANGKAPOS.COM- Kasus tidak sengaja menelan benda asing seperti jarum pentul yang tersangkut di saluran napas bukan kasus pertama yang ditangani Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Dokter spesialis THT RSHS Agung Dinasti Permana mengatakan hingga saat ini pihaknya mencatat lebih dari 100 kasus yang telah ditangani di RSHS.

"Selama saya bertugas di sini, kurang lebih ada 100 kasus seperti ini, tetapi dalam kurun waktu yang cukup lama," ujar ketua tim dokter RSHS, Agung Dinasti Permana, di RSHS Bandung, Selasa (3/10/2017).

Baca: Dokter akan Ambil Jarum Pentul di Tubuh Anisa Lewat Bronskoskopi dengan Banyak Risiko

Menurutnya, kasus perempuan menelan jarum pentul cukup banyak.

Bedanya, selama ini kasus serupa tidak seramai kasus Anisa Salim.

"Tindakan medisnya, menggunakan bronkoskopi, alat dimasukkan ke dalam mulut untuk mengambil benda di saluran pernapasan dengan cara dijepit," ujarAgung Dinasti Permana.

Lebih lanjut Agung mengatakan, untuk cara kedua dengan melakukan bedah rongga dada atau bedah thorax.

Tingkat keberhasilan untuk tindakan medis tersebut tidak 100 persen, ada potensi 10 persen hingga 20 persen terjadi kegagalan.

Hal tersebut membuat tim medis tidak bisa terburu-buru untuk mengambil tindakan bagi pasien yang tak sengaja menelan benda asing khususnya jarum pentul.

Tim medis harus berhati-hati dalam melakukan penanganan operasi tersebut. (*)

Editor: khamelia
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help