BangkaPos/

Usai Pecat Ancelotti, Bayern Muenchen Dekati Louis van Gaal

Setelah memecat pelatih Carlo Ancelotti dan menunjuk Willy Sagnol sebagai pelatih sementara, Van Gaal sedang dipertimbangkan manajemen Munchen

Usai Pecat Ancelotti, Bayern Muenchen Dekati Louis van Gaal
CHRISTOF STACHE/AFP
Jose Mourinho (kanan) dan Louis van Gaal berbicara dalam pertandingan persahabatan antara Real Madrid dan Bayern Muenchen di Munich, Jerman, 13 Agustus 2010. 

BANGKAPOS.COM - Setelah memecat pelatih Carlo Ancelotti dan menunjuk Willy Sagnol sebagai pelatih sementara, kini muncul kabar bahwa Bayern Muenchen akan memberikan jabatan pelatih utama mereka kepada Louis van Gaal hingga akhir musim.

Dilansir dari BILD, Van Gaal dikatakan sedang dipertimbangkan manajemen Bayern untuk dijadikan pelatih utama.

Pelatih berusia 66 tahun tersebut sudah terlihat di Paris kala Bayern bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) pada ajang Liga Champions, namun ia disana sedang bekerja sebagai komentator salah satu televisi.

Jika benar Van Gaal direkrut Bayern, hal itu bukan menjadi yang pertama bagi pelatih asal Belanda itu menangani tim berjuluk FC Hollywood tersebut.

Pelatih asal Belanda itu pernah menangani Bayern pada 2009 hingga 2011.

Di musim pertamanya, Van Gaal langsung memberikan gelar ganda bai Bayern, Liga Jerman dan Piala Jerman (DFB-Pokal).

Sedangkan di musim keduanya, Van Gaal mampu membawa Bayern melaju hingga partai final Liga Champions 2010 sebelum dikalahkan Inter Milan di partai puncak.

Namun buruknya penampilan Bayern musim 2010-2011 membuat hubungan Van Gaal dengan Presiden bayern, Uli Hoeness, merenggang yang berakhir apda pemecatan dirinya bulan April 2011.

Jika Van Gaal kembali, bukan kali ini saja Bayern dinahkodai pelatih yang pernah membesut mereka sebelumnya.

Udo Lattek (1970-1975 dan 1983-1987), Ottmar Hitzfeld (1998-2004 dan 2007-2008), dan Giovanni Trappattoni (1994-1995 dan 1996-1998) juga pernah dua kali membesut Bayern Muenchen.

Bahkan Jupp Heynckes pernah melatih Bayern pada tiga kesempatan berbeda (1987-1991, 2009, dan 2011-2013).

Editor: khamelia
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help