BangkaPos/

Anggota DPRD Minta Penambahan PNS Kesehatan

DPRD Basel meminta kepada Pemkab Bangka Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah agar memetakan kembali kebutuhan PNS.

Anggota DPRD Minta Penambahan PNS Kesehatan
info pendaftaran cpns
Tenaga Kesehatan

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riki Pratama

BANGKAPOS.COM,BANGKA--Terkait akan dibukanya kran moratorium CPNS pada tahun 2017 akhir ini, DPRD Bangka Selatan memohon kepada Pemkab Bangka Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah agar secepatnya memetakan kembali kebutuhan PNS.

Berdasarkan Organisasi Perangkat Daerah yang baru berdasarkan hasil breakdown Peraturan Pemerintah nomer 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat daerah dan PP No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Aparatur Sipil Negara.

Hal tersebut disampaikan oleh Samsir Patholmu'in anggota DPRD Basel kepada wartawan, Kamis, (5/10/2017). Menurutnya hal ini mengingat masih banyaknya Pemkab kekurangan tenaga kesehatan di Puskesmas dan RSUD Bangka Selatan.

"Kami dari komisi yang membidang masalah pemerintahan, meminta kepada badan kepegawaian Daerah mengutamakan pengusulan formasi CPNS diurusan wajib Kesehatan dan Pendidikan," ujar Samsir Patholmu'in kepada wartawan, Kamis, (5/10/2017).

Menurut Samsir hal itu harus dilakukan, karenakan masih banyak kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan yang masih menggunakan honorer.

"Malahan di dinas kesehatan khususnya di sejumlah pusat kesehatan masyarakat atau Puskesmas masih banyak di isi oleh Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang dibayar dengan mengandalkan sisa dana kapitasi di setiap Puskesmas. Bahkan kadang tidak dibayar sama sekali," tuturnya.

Sehingga menurutnya, timbul pertanyaan sejauh mana kualitas pelayanan yang dilakukan oleh sejumlah TKS, apabila tidak dibayar dengan gaji yang layak.

"Jangankan yang tidak dibayarkan, yang dibayarkan dengan layak saja pelayanannya masih belum memuaskan," tegasnya.

Selain itu, kata politisi PKS ini ada cara yang bisa di tempuh untuk mengatasi hal tersebut.

Yaitu dengan mengharap agar secepatnya mengajukan formasi CPNS di bidang kesehatan pada tahun 2018 ini sesuai dengan hasil pemetaan kekurangan tenaga kesehatan di seluruh Puskesmas dan RSUD, serta mengangkat TKS tersebut honorer sesuai Undang Undang Nomer 5 tahun 2014 tentang ASN.

Penulis: Riki Pratama
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help