BangkaPos/

Dua Ibu Rumah Tangga Cakar-cakaran, Satu Orang Luka di Leher Besoknya Meninggal

Bila ada yang terluka atau meninggal dunia karena perkelahian antartetangga, sesal tiada guna.

Dua Ibu Rumah Tangga Cakar-cakaran, Satu Orang Luka di Leher Besoknya Meninggal
KOMPAS.com / ABDUL HAQ
Sejumlah kerabat histeris di hadapan jenazah Nurmianti Daeng Kenna yang tewas setelah terlibat cekcok dan saling cakar dengan tetangganya, Rabu (4/10/2017). 

dengan suara yang keras sehingga korban tersinggung," kata Bripka Syamsuddin Jarre, kepala Unit Reserse dan Kriminal (Kanit

Reskrim) Polres Takalar yang dikonfirmasi, Rabu.

Cekcok mulut antara pelaku pun berujung pertengkaran fisik.

Nurminati menderita luka cakar di wajah dan leher.

Korban kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian dan sempat menjalani visum.

Namun, berselang beberapa jam, kemudian korban mengalami sesak nafas dan dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya meninggal dunia.

"Kemarin waktu berkelahi saya yang lerai sama suaminya (suami pelaku) dan bawa ke rumah sakit," kata Daeng Sanga, mertua korban.

Keluarga Nurminati yang mendengar bahwa korban tewas marah dan merusak rumah pelaku.

Beruntung, aparat kepolisian segera tiba di lokasi dan menghalau massa agar tidak bertindak anarkistis.

"Keluarga korban mengaitkan bahwa kematian korban terkait denganperkelahian dengan tetangganya sehingga melakukan

perusakan rumah pelaku," kata Bripka Syamsuddin Jarre.

Sementara keberadaan MK saat ini tidak diketahui dan masih dikejar aparat kepolisian.

Sejumlah polisi saat ini masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul: Gara-gara Pintu Ditutup Keras, 2 Ibu Bertetangga Duel dan 1 Orang Tewas

Editor: Alza Munzi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help