BangkaPos/

Harga Kos Kaesang di Singapura Mencapai 10 Juta Rupiah Perbulan, Segini Biaya Hidupnya

"Jadi sehari sekitar 130 ribu rupiah belum termasuk ongkos transportasi." pungkas putra terakhir Jokowi itu.

Harga Kos Kaesang di Singapura Mencapai 10 Juta Rupiah Perbulan, Segini Biaya Hidupnya
You Tube
Kaesang Pangarep 

TRIBUNSTYLE.COM - Tampaknya semua hal yang berbau-bau keluarga Presiden Joko Widodo masih menjadi sasaran perhatian masyarakat.

Pasalnya keluarga orang nomor satu di Indonesia ini, terkenal dengan kesederhanaannya.

Meskipun digoncang banyak isu-isu yang tak sedap juga, akan tetapi mereka tetap mempertahankan gaya yang apa adanya.

//

Tak terkecuali anak-anaknya yang terciprat tenar sang ayah.

Kaesang yang saat ini menjadi salah satu Youtuber Indonesia, memiliki penggemar yang tak sedikit.

Tiap kali dirinya mengunggah video tentang kegiatannya langsung mampu masuk trending topik Youtube Indonesia.

Begitu pula Youtubers lain yang mengajaknya kolaborasi.

Seperti yang dilakukan Kevin Hendrawan ini.

Youtuber yang kerap mengulik kehidupan pendidikan di dalam dan luar negeri ini dengan berani mendatangkan Kaesang sebagai narasumbernya.

Pertanyaanya apalagi jika tak seputar kehidupan Kaesang di Singapura.

ykhendrawan
instagram.com/ykhendrawan

Selama ini, Kaesang jarang sekali mengatakan dengan jujur pada khalayak umum seluk beluk kehidupannya di Singapura.

Kini melalui video dari Kevin, masyarakat jadi paham apa saja yang ternyata dilakukan Kaesang saat sekolah di luar negeri.

"Sekali makan 5 dolar (setara denga 50 ribu rupiah), dengan minum air keran. Kalau sehari makan siang sama malam, paling habis sekitar 10-113 dolar." begitu cerita Kaesang untuk keperluan makan sehari-harinya.

"Kalau makan pagi jadi 20 dolar, Jadi bangunnya ditelat-telatin, jadi habis salat Subuh, tidur lagi, kalau enggak laper."

Tambah Kaesang yang membocorkan tips ngiritnya hidup di negara yang terkenal memiliki biaya hidup yang tinggi itu.

"Kasian kamu ya?" ejek Kevin.

"Enggak papa kan pencitraan." jawab Kaesang santai.

"Jadi sehari sekitar 130 ribu rupiah belum termasuk ongkos transportasi." pungkas putra terakhir Jokowi itu.

Hal ini tampaknya tak seberapa, pasalnya Kaesang tinggal di hunian, rumah kos senilai 8 - 10 juta rupiah.

"Aku sekitar 800 sampai 1000 dolar, sebulan." begitu jawab Kaesang saat ditanya berapa harga sewa kosannya.

Hal ini dinilai wajar oleh Kevin, karena pada umumnya hunian layak di Singapura memang rata-rata cukup mahal.

"Karena lokasi yang deket kampus." lanjut Kaesang yang memberikan alasan kenapa dirinya rela membayar mahal untuk kosannya.

Meski begitu, rupanya Kaesang sudah mampu memenuhi kebutuhannya.

Setelah dirinya punya usaha dan jadi Youtubers.

Maka tak heran kalau sang ayah, lupa belum mengirimkan uang selama empat bulan, Kaesang tetap bisa jalan terus.

"Lewat video ini, kalau bapak nonton, nyinggung gitu lho, pak empat bulan belum dikirimin pak." ujar Kaesang yang berharap dapat kiriman uang bulanan dari ayahnya.

Tak kalah mahal dengan biaya hidupnya, rupanya tempat kuliah Kaesang saat ini juga memiliki bandrol yang cukup tinggi.

Bagi siswa-siswi yang tak mendapatkan subsidi, oleh Kaesang diinfokan harus membayar 20 ribu dolar Singapura atau setara dengan 200 juta rupiah persemester.

Beruntungnya, Kaesang termasuk yang mampu mendapatkan subsidi.

"Aku dapat subsidi." cerita Kaesang.

"Enggak emang aku dapat subsidi" tegasnya saat disinggung Kevin apa karena putra presiden.

"Kalau enggak disubsidi bisa 20 ribu dolar, berarti 200juta persemester." terang Kaesang.

"Kalau dapat subsidi jadi 1000 dolar." lanjutnya.

Tampaknya ada kriteria khusus untuk yang dapat meraih subsidi tersebut.

"Aku tiba-tiba daftar sekolah, oiya ini bisa untuk ambil subsidi, yaudah ambillah. Untuk dapetin subsidi itu ya harus sekolah di pemerintah enggak bisa di swasta." pungkasnya.

Video ini seolah menjawab banyak tanda tanya tentang Kaesang.

Sehingga dalam sehari, video ini mampu merangkak cepat hingga trending nomor 5.

(Tribunstyle.com/Sinta Manila)

Editor: teddymalaka
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help