BangkaPos/
Home »

Lokal

» Bangka

Jaksa Perintahkan Kuasa BUD Hadir di Sidang Tipikor Bansos DPP-KAD Bangka

Tim verifikasi,yang merupakan Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) ini diharuskan memberikan kesaksian terkait perkara

Jaksa Perintahkan Kuasa BUD Hadir di Sidang Tipikor Bansos DPP-KAD Bangka
ilustrasi 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Fery Laskari

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kantor Kejari Bangka meminta tim verifikasi data Kantor DPP-KAD Bangka datang ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor di Pangkalpinang, Senin (9/10/2017) mendatang.

Tim verifikasi,yang merupakan Kuasa Bendahara Umum Daerah (BUD) ini diharuskan memberikan kesaksian terkait perkara dugaan Tipikor Bansos, terdakwa Silvi Prihartini.

Kepala Kejari Bangka, Supardi diwakili Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus), Fandy Hasibuan ditemui di kantornya, Kamis (5/10/2017) mengatakan, surat panggilan kepada saksi yang dimaksud sudah dilayangkan kepada saksi.

Fandy Hasibuan
Fandy Hasibuan (Bangkapos/Fery Laskary)

"Surat panggilan kepada mereka (saksi) agar datang ke PN Tipikor di Pangkalpinang, sudah kita kirim," katanya.

Kehadiran Saksi, Tim Verifikasi atau BUD yang dimaksud menurut Fandy sangat diperlukan untuk memperjelas perkara Terdakwa Silvi Prihartini yang sedang bergulir di PN Tipikor Pangkalpinang.

"Makanya kita minta saksi-saksi yang dimaksud datang. Saksi tersebut adalah tim verifikasi, yaitu kuasa bendahara umum daerah (BUD), drh Susilowati dan anggota timnya. Saksi ini bidang perbendahaaan di Kantor DPP KAD," katanya.

Fandy menyatakan, sidang perkara tersebut sudah berlangsung lebih dari satu kali.

Sidang dimulai pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bangka, dan dilanjutkan pemeriksaan para saksi pada sidang berikutnya.

"Sekitar 20 orang saksi sudah kita hadirkan di persidangan. Para saksi tersebut masing-masing penerima bansos," katanya.

Sebelumnya, Pidsus Kejari Bangka beberkan hasil audit BPK RI, terkait kasus dugaan korupsi, tersangka Silviana Prihartini alias Silvi.

Final penghitungan BPK, dipastikan perbuatan Silvi, membuat negara rugi sekitar, Rp 1,2 miliar.

Jaksa menjerat tersangka Silviana Prihartini alias Silvi menggunakan Pasal, 2,3 dan 8 Undang-Undang (UU) RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor).(*)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help