BangkaPos/

Kisah Dua Sniper Legendaris Amerika Serikat, Seorang Diri Sukses Bunuh 109 Tentara

Para sniper jagoan militer AS pun menjadi terkenal berkat prestasi tempurnya karena sukses membunuh orang-orang

Kisah Dua Sniper Legendaris Amerika Serikat, Seorang Diri Sukses Bunuh 109 Tentara
AP
Ilustrasi Sniper 

Saat bertempur, Waldron merupakan sniper yang unik karena tidak menggunakan senjata khusus sniper, melainkan senjata semi otomatis M-14 (M-21) berteleskop Leatherwood 3X-9X Adjustable Ranging Telescope (ART) yang sangat akurat untuk membidik dari jarak 800 meter menggunakan peluru standar NATO kaliber 7.62 mm.

 Selain bertempur pada siang hari, Waldron juga melancarkan misi tempur malam hari menggunakan senapan runduk yang dilengkapi teleskop malam.
Dengan teleskop pelihat malam itu, pada suatu misi, Waldron pernah berhasil menumbangkan 9 gerilya Vietcong.

Tapi aksi Waldron yang paling spektakuler adalah sewaktu dirinya berada di kapal Tango Boat yang sedang melintasi sungai Mekong.

Tiba-tiba terdengar tembakan sniper dari daratan dan pelurunya menghantam salah sisi dinding kapal.

Semua pasukan yang berada di kapal segera bersembunyi sambil mencari-cari dari mana datangnya tembakan sniper yang jarak tembaknya sekitar 900 meter itu.

Waldron yang cepat-cepat mengambil senapan snipernya sambil berlindung di balik dinding kapal segera menemukan lokasi sniper lawan.

Tampak seorang sniper Vietcong berada di pucuk pohon kelapa sedang bersiap membidik.

Waldron tak mau membiarkan sniper Vietcong itu mengambil nyawa rekan-rekannya.

Tembakan tunggal meletus dari senapan Waldron disusul jatuhnya sniper Vietcong yang selanjutnya menghantam tanah.

Tembakan Waldron yang dilakukan dari jarak 900 meter tersebut membuat rekan-rekannya terkesima dan langsung melambungkan namanya sebagai sniper legendaris US Army.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help