BangkaPos/

Kisah Para Veteran Perang RI yang Kini Berjuang Demi Kesejahteraan

Sewaktu di medan tugas mereka berjuang untuk negara, sedangkan di hari tuanya mereka tetap berjuang gigih untuk kesejahteraan hidupnya

Kisah Para Veteran Perang RI yang Kini Berjuang Demi Kesejahteraan
veteran.go.id

Sedangkan masalah ekonomi, kesejahteraan, kesehatan, dan lainnya juga terus ditingkatkan secara berkelanjutan terkait dengan berbagai fasilitas yang telah disediakan oleh negara.

Jika mau mencontoh Pemerintah AS dalam menangani para veteran setelah purna tugas tempur, untuk mengatisipasi beragam kemungkinan yang tidak dikehendaki mereka langsung ditangani lembaga pemerintah secara sinergi.

Departemen yang terlibat untuk menangani para veteran perang itu antara lain Departemen Pertahanan dan Departemen Pengurus Veteran yang kemudian melaksanakan berbagai penanganan (treatment) sehingga kehidupan para veteran ke depannya tetap terjamin.

Di Indonesia, peran Pemerintah dalam menangani kesejahteraan para veteran memang cukup besar mengingat mereka masih merupakan komponen cadangan untuk memperkuat pertahanan negara.

Jika dicermati upaya dan perhatian Pemerintah Indonesia kepada veteran terus dilakukan.

Demi menaikan kesejahteraan para veteran, Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2014 tentang Kesejahteraan Veteran, berusaha keras memperjuangkan kesejahteraan veteran.

Berdasarkan website Sekretariat Kabinet, kini Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan setidaknya menerima tunjangan Rp2.214.000/bulan atau naik dari Rp2.128.000/bulan.

Selain itu, tunjangan Veteran Pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia juga naik.

Mereka akan mendapat tunjangan mulai dari Rp1.215.000/bulan (sesuai golongan) dari sebelumnya hanya Rp987.000/bulan.

Pada PP No. 41/2014 disebutkan, apabila Perintis Pergerakan Kebangsaan/Kemerdekaan meninggal dunia, maka kepada janda/dudanya diberikan penghargaan/tunjangan sebesar Rp1.649.000.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help