BangkaPos/

RPG, Pasukan Khusus AS yang Legendaris Pernah Babak Belur Dibuatnya, Ini Kisahnya

Penggunaan alat tempur berupa peluncur granat (Rocket Propeled Granade/RPG) terbukti sangat mematikan ketika dioperasikan oleh para gerilyawan

RPG, Pasukan Khusus AS yang Legendaris Pernah Babak Belur Dibuatnya, Ini Kisahnya
Intisari

Untuk membekuknya, pasukan PBB lalu membentuk tim khusus, Task Force Ranger, guna secepatnya menangkap dalang semua kekacauan itu.

Sebagai pasukan pemukul, kekuatan Task Force Ranger terdiri dari tim pasukan khusus PBB yang didominasi AS.

Di antaranya Army Delta Force, Ranger, 160th Special Aviation Operation Regiment, 4 personel SEAL dari SEAL Team 6, dan tim pasukan PBB Malaysia serta Pakistan.

Sesuai jabaran dari komandan pasukan, misi untuk meringkus Aideed dianggap tugas yang ringan dan hanya memerlukan waktu satu jam.

Kalau pun ada perlawanan diperkirakan datang dari milisi yang hanya memiliki senjata ringan dan mudah dilumpuhkan.

Berdasar penilaian itu, demi mempercepat waktu semua pasukan penyerbu akan diturunkan menggunakan helikopter Black Hawk di tengah perkotaan yang kumuh dan padat.

 
Terjebak milisi

Sebagai operasi serbuan antiteror, sebagian pasukan akan diterjunkan melalui cara fast rope dari helikopter dan pasukan di darat yang diangkut ranpur Humve seperti Delta Force dan Navy SEAL bertugas memberikan dukungan operasi.

Dalam perjalanan menuju sasaran konvoi Humve yang dilengkapi senapan mesin kaliber 60 mm terus dibayangi helikopter-helikopter pengangkut pasukan yang sekaligus berperan sebagai pelindung udara (air cover).

Lokasi sasaran juga sudah jelas, Aideed diyakini sedang berada di dalam sebuah gedung safe housebersama pengikutnya dan Task Force Ranger tinggal menangkapnya.

Halaman
1234
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help