BangkaPos/

Ini Penjelasan RS Bhakti Timah Soal Penolakan Pasien, Hingga Akhirnya Melahirkan di Parkiran

Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) akhirnya memberi jawaban terkait kabar penolakan pasien ibu melahirkan

Ini Penjelasan RS Bhakti Timah Soal Penolakan Pasien, Hingga Akhirnya Melahirkan di Parkiran - melahirkan_20171006_150219.jpg
Istimewa
Suasana ketika Rahayu melahirkan di mobil
Ini Penjelasan RS Bhakti Timah Soal Penolakan Pasien, Hingga Akhirnya Melahirkan di Parkiran - melahirkan_20171006_145807.jpg
Istimewa
Rahayu melahirkan di mobil

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) akhirnya memberi jawaban terkait kabar penolakan pasien ibu melahirkan. Ibu tersebut kemudian melahirkan di parkiran Rumah Sakit Bhaktiwara Pangkalpinang.

Melalui Kepala Bagian Humat PT Timah Tbk, Manajemen Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) Pangkalpinang melalui Humas PT Timah Tbk memberi penjelasan terkait peristiwa tersebut.

Berikut klarifikasi dari Kepala Bagian Humas PT Timah Tbk, Anggi Siahaan:

Sehubungan dengan pemberitaan yang menyebut telah terjadi penolakan pasien ibu melahirkan oleh RSBT, maka kami - Manajemen Rumah Sakit Bhakti Timah (RSBT) - menjelaskan sebagai berikut:

1. Bahwa benar pasien ibu melahirkan bernama Ibu Rahayu (18 tahun) datang ke Unit Gawat Darurat Kebidanan RSBT pada Jumat 6 Oktober 2017, pukul 06.45. Beliau datang bersama keluarganya, dan meminta layanan persalinan.

2. Tenaga medis yang bertugas saat itu seketika mengarahkan agar Ibu Rahayu dilarikan ke Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Muhaya, yang berlokasi sangat dekat dengan RSBT.

3. Keputusan tenaga medis tersebut dikarenakan pada saat itu fasilitas layanan bersalin RSBT sedang penuh, dari 15 tempat tidur yang ada terisi 16 Pasien, ditambah 9 bayi dengan kapasitas 6 bayi. Juga 4 pasien dalam persiapan menjalani operasi dimana salah satunya membutuhkan penanganan khusus.

4. RSBT turut prihatin atas peristiwa ini, dan kami turut bersyukur bahwa Ibu Rahayu dan putranya dalam keadaan selamat dan sehat.

5. Pimpinan RSBT concern dengan pasien dan telah menemui langsung keluarga Ibu Rahayu di RS Bhakti Wara, dan memastikan Ibu Rahayu maupun putra mendalat penanganan baik. 

6. RSBT adalah salah satu rumah sakit pertama yang menerima rujukan pasien BPJS di Pangkalpinang dan sekitarnya. RSBT memiliki jaringan rumah sakit dan klinik di Bangka Belitung.

Demikian penjelasan kami, dan memohon dapat memberikan kelengkapan informasi oleh media.

Demikian.

Anggi Siahaan

Kepala Bidang Humas PT Timah 

Baca: Neymar Cs Dibantu Alat Pernapasan Usai Pertandingan Lawan Bolivia

Baca: Bersama Tiga Bidadari Seperjuangan,Tulis Bunda Yuni

Arifin olham dan tiga istrinya
Arifin olham dan tiga istrinya (Facebook)

* Heboh, Ibu Muda Melahirkan di Parkiran Mobil Rumah Sakit Bhakti Wara, Begini Kondisi Bayinya

Wajah Rahayu pucat. Napasnya berat karena menanggung sakit yang luar biasa.

Detik-detik melahirkan sebentar lagi tiba.

Perutnya yang membesar sudah memasuki masa-masa melahirkan, harus segera mendapat pertolongan medis.

Wanita 18 tahun itu dibawa keluarganya ke RSBT Pangkalpinang, Jumat (6/10/2017) pukul 06.45.

Dari rumahnya Kampung Keramat Pangkalpinang, Rahayu dibawa menggunakan mobil kakak iparnya, Dwi Prasetyo.

Tiba di rumah sakit tersebut, buru-buru Rahayu dibawa ke ruang kebidanan.

Namun sayang, menurut pengakuan Dwi, petugas di sana menyebutkan ruangan sudah penuh.

Baca: Wanita Ini Tak Tahan Digoda Mertua, Ia Ketagihan Tapi Takut Ketahuan

Baca: Dulu Berhijab, Cewek Cantik Anak Dokter Ini Pamer Gaya Hidup Bebas, Isi SMS Ini Bikin Nangis

Suasana Rahayu melahirkan di dalam mobil.
Suasana Rahayu melahirkan di dalam mobil. (Istimewa)

"Pihak medis di sana bilang ruangan sudah penuh. Padahal posisi adik saya sudah mau melahirkan. Tetapi tetap ditolak," kata Dwi Prasetyo kepada bangkapos.com.

Karena ditolak itulah, Dwi terpaksa membawa adik iparnya ke rumah sakit lain.

Di tengah kepanikan itu, Dwi menyetir mobil menuju RSK Bhakti Wara Pangkalpinang.

Tiba di parkiran rumah sakit, Rahayu merasakan sakit yang tak tertahan.

Bayi di perutnya sudah mendesak ingin dikeluarkan.

Perutnya sangat mulas dan jerit tertahan mewarnai suasana di mobil tersebut.

Tanpa diduga, Rahayu melahirkan di dalam mobil tersebut.

Dia tak sempat dibawa ke ruang perawatan rumah sakit.

Keluarga panik dan meminta pertolongan petugas medis di RSK Bhakti Wara.

Tim medis bergegas memberikan pertolongan pada ibu dan bayinya.

Darah berceceran di lantai mobil.

Beruntung, ibu dan bayinya dalam kondisi selamat.

Tidak ada masalah kesehatan berarti pada kesehatan keduanya.

Selanjutnya, kata Dwi Prasetyo, adik iparnya dirawat di rumah sakit tersebut.

Suasana ketika Rahayu melahirkan di mobil
Suasana ketika Rahayu melahirkan di mobil, tampak bayi yang dilahirkan. (Istimewa)

"Kalau sekarang belum bisa ditemui, karena masih syok," kata Dwi.

Bayi laki-laki itu dilaporkan dalam kondisi stabil.

Sementara Gubernur Babel Erzaldi Rosman terkejut mendengar ada pihak rumah sakit yang menolak pasien.

Apalagi sampai pasien hendak melahirkan tidak segera mendapatkan pertolongan.

"Kalau memang benar ada kejadian seperti itu, saya minta komisi kesehatan di rumah sakit tersebut melakukan evaluasi," tegas Erzaldi.

Menurut Erzaldi, seharusnya tidak ada lagi kabar soal pasien ditolak rumah sakit.

Dia akan memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Babel untuk turun ke lapangan.

Harus ada evaluasi dan perhatian khusus terkait kabar ibu melahirkan di dalam mobil tersebut.

"Saya juga menekankan soal obat-obatan yang dibeda-bedakan antara BPJS dengan yang tidak. Atau generik atau bukan, padahal obat itu sama, tujuannya untuk membuat orang sehat," ujarnya.

Baca: Begini Kondisi Para Aktor Legenda Kungfu, Jet Li Sakit, Sammo Hung Lumpuh dan Jackie Chan

Jet Li
Jet Li (Net/Kolase)
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help