BangkaPos/

Main Paralayang, Anggota DPRD Tewas Terjun Bebas, Nyangkut di Pohon Lalu Terhempas ke Aspal

Korban terjun bebas dari ketinggian sekitar 20-an meter, setelah parasutnya melintir karena diterpa angin kencang.

Main Paralayang, Anggota DPRD Tewas Terjun Bebas, Nyangkut di Pohon Lalu Terhempas ke Aspal
KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
Atlet paralayang terbang di atas Pantai Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta. 

Saat tiba, kondisi sudah meninggal. Luka terparah korban pada kepala bagian belakang.

Diduga karena memang dia terjatuh ke aspal jalan di kawasan Songgoriti. ”Jenazahnya akan dibawa ke rumah sakit (RS) Saiful Anwar,” kata dia tadi malam.

Sementara itu, Husain Tarang, keluarga korban yang tadi malam ditemui di rumah sakit menjelaskan, dia mengetahui saudaranya itu meninggal dari grup WhatsApps (WA) keluarga pukul 20.00 WIB. Warga Malang itu kaget, antara percaya dan tidak.

Untuk memastikan kabar itu, dia pun mendatangi RS Karsa Husada. Informasi itu ternyata benar. ”Malam ini jenazah saudara saya ini akan diterbangkan ke Palembang,” jelasnya.

Darinya diketahui, Syaiful berlibur ke Malang sejak Rabu (4/10). Karena hobi olahraga paralayang, kemarin dia pergi Gunung Banyak untuk berlatih. Namun secara detail dia belum mengetahui kronologinya.

”Dia memang sudah memiliki lisensi paralayang,” bebernya.

Sekretaris DPRD Muara Enim, Drs Aswar Astan mengaku telah mendapatkan informasi kecelakaan yang dialami almarhum. “Tapi saya belum tahu persis kejadiannya,” jelas dia.

Anggota DPRD Muara Enim dari Fraksi Partai Golkar, Ersangkut juga telah mendapatkan informasi kejadian itu. Pun anggota DPRD Muara Enim dari Fraksi PAN, Faizal Anwar SE.

“Informasi yang kami dapatkan memang begitu. Seperti apa kejadiannya, kami belum tahu persis,” tukasnya.

Pengurus harian DPC PDI Perjuangan Muara Enim, Ahmad Imam membenarkan kabar duka itu.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help