BangkaPos/

Tak Puas dengan Wanita yang Dinikahinya, Suami Selingkuh dengan Janda Tapi Endingnya Tragis Banget

Korban pemerkosaan adalah seorang janda tiga anak yang bekerja sebagai cleaning service di sebuah sekolah.

BANGKAPOS.COM - Tragis yang dialami wanita ini.

Janda tiga orang anak ini harus mengalami kenyataan pahit.

Di tengah himpitan ekonomi yang menderanya, sang kekasih masih tega membuatnya menderita.

Pacarnya seorang pria yang telah beristri.

Karena terdesak dalam hubungan terlarang, pria tersebut tega berbuat tak senonoh pada selingkuhannya.

Kini sang janda harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Seorang wanita di Ghoorpur, Allahabad, Uttar Pradesh, India utara diperkosa oleh dua orang pria.

Dilansir dari Metro.co.uk, dua orang tersangka pemerkosaan telah ditangkap dan saat ini sedang diperiksa oleh polisi.

Polisi mengatakan mereka telah menangkap dua orang pria, yakni seorang sopir bernama Panchraj dan pria lainnya belum disebutkan identitasnya.

Baca: Ternyata Bayi yang Dilahirkan Ibu Muda di Parkiran Rumah Sakit Dalam Kondisi Begini

Menurut keterangan tersangka Panchraj, ia memiliki hubungan gelap dengan korban selama setahun terakhir.

Korban pemerkosaan adalah seorang janda tiga anak yang bekerja sebagai cleaning service di sebuah sekolah.

"Saya berselingkuh dengannya (korban). Saya menikah karena dijodohkan dengan orang lain, jadi saya menjauhkan diri darinya (korban) tapi dia mulai menekan saya untuk terus bersamanya," ungkap Panchraj, dilansir dari Metro.co.uk.

"Karena marah, saya melakukan ini padanya," ujar pelaku.

Baca: Sentuhan Bulu dari Jessica Iskandar Bikin Vishal Singh Geli, Lihat Posisi Tangan Aktor India Itu

Sekolah tempat mereka berdua bekerja memang sedang ditutup untuk festival Hindu Dussehra.

Tetapi korban tetap datang untuk bekerja.

Panchraj lalu membujuknya ke tempat tersembunyi di halaman sekolah, tempat para pelaku memperkosanya.

Di tempat itu pula korban bertemu dengan Panchraj dan pria suruhannya lalu kedua pria tersebut memperkosanya.

Mereka dilaporkan pula memercikkan air keras ke alat kelamin korban sebelum melarikan diri.

Dalam foto yang beredar di media, korban terlihat tengah berbaring di tempat tidur rumah sakit namun tidak ada kabar mengenai kondisi medisnya di media India.

Baca: Heboh, Ibu Muda Melahirkan di Parkiran Mobil Rumah Sakit Bhakti Wara, Begini Kondisi Bayinya

Korban pemerkosaan
Korban pemerkosaan (metro.co.uk)

Hanya diketahui, suaminya meninggal dunia tiga tahun yang lalu dan usia anak-anaknya tidak disebutkan.
(TribunWow.com/Ekarista Rahmawati P.)

Tolak suami berhubungan intim

Kemarahan suami berujung nyawa istri melayang terjadi di Kabupaten Sangata, Kalimantan Timur.

Suami yang dikabarkan bernama Samsul (28) tega menghabisi nyawa Aminah (30) karena sang istri menolak diajak berhubungan badan.

Amarahnya memuncak karena tak hanya sekali dua kali istrinya menolak, namun berkali-kali.

Hal ini pun terjadi setelah pernikahan keduanya masuk tahun kedua, sikap Aminah mulai berubah.

Apalagi setelah dia memiliki HP canggih, setiap hari dirinya hanya sibuk chatting sampai-sampai suaminya tak terurus.

Awal kejadian sebelum Aminah tewas di tangannya pun sama.

Saat pulang bekerja mengemudikan truk dari Samarinda, dia mengajak istrinya berhubungan badan.

Namun lagi-lagi ditolak, bukan karena alasan capek atau mengantuk, melainkan Aminah chatting dengan pria lain di aplikasi WhatsApp.

Seketika api cemburu Samsul membara hingga lepas kendali.

Samsul merebut HP itu dan membantingnya yang akhirnya membuat Aminah marah.

Terjadi pertengkaran di antara keduanya.

Terlanjur emosi Samsul mengambil parang dan tanpa basa-basi langsung menyerang istrinya tersebut.

Aminah luka parah dan terkapar di lantai sementara Samsul kabur.

Namun ternyata ia menyerahkan diri ke kantor polisi.

Di Polres Sangata pun ia mengakui sudah menghabisi nyawa istrinya.

Nasibnya pun kini tinggal menunggu keputusan dari Pengadilan Negeri Sangata.

Peristiwa ini dikabarkan oleh akun Facebook dengan nama Yuni Rusmini, Selasa (3/10/2017).

Namun tidak diketahui peristiwa itu terjadi kapan.

Editor: Alza Munzi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help