BangkaPos/

TI Apung Kembali Masuk Laut Pesaren Diusir ke Bubus

Pasir timah masih bercampur tanah, masih dalam proses pemisahan ditemukan di ponton isap

TI Apung Kembali Masuk Laut Pesaren Diusir ke Bubus
bangkapos/riyadi
Jajaran Polsek Belinyu, saat menghimbau penambang agar menarik ponton TI Apungnya keluar dari laut Pesaren Belinyu, Kamis (5/10) 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Nelayan dan warga Dusun Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu, kembali dibuat resah, dengan sejumlah ponton TI apung yang kembali masuk dan beroperasi di Laut Pesaren, Kamis (5/10) kemarin.

Padahal sehari sebelumnya, nelayan bersama jajaran Lembaga Kelautan Perikanan Indonesia (LKPI) Bangka dan Personil Ditpolairud Pos Belinyu, sudah dua kali dilakukan pengusiran ponton-ponton TI apung.

Direktur LKPI Bangka Hanif mengatakan, ponton-ponton isap yang masuk lagi ke laut Pesaren kemarin, sudah beroperasi melakukan penambangan.

"Kami bersama nelayan dan Pak Kapolsek Belinyu (AKP Imam Teguh Prasetyo), langsung turun ke laut, kami dan Pak Kapolsek memberikan himbauan ke penambang, agar menghentikan aktivitasnya dan keluar dari Pesaren. Penambang mengikuti saran yang disampaikan Pak Kapolsek, setelah itu mereka (penambang) menarik pontonnya ke arah Bubus," ujar Hanif kepada bangkapos.com Jumat (6/10).

Saat turun untuk menghimbau penambang, di ponton-ponton TI apung sudah ada hasil penambangan.

"Pasir timah masih bercampur tanah, masih dalam proses pemisahan ditemukan di ponton isap itu, artinya mereka sudah beraktivitas, makanya kemarin langsung di usir," ungkap Hanif.

Dikatakan Hanif, di hari Kamis kemarin, dua kali melakukan pengusiran ponton isap yakni di Pulau Kelapa dan Pesaren.

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help