BangkaPos/

Inilah Alasan Ronaldo Menolak Tubuhnya Ditato, Ia Suka Donor Darah

Alasan Cristiano Ronaldo menolak ikut-ikutan pesohor bola untuk meraja tubuhnya telah diungkap.

Inilah Alasan Ronaldo Menolak Tubuhnya Ditato, Ia Suka Donor Darah
INSTAGRAM/CRISTIANO RONALDO
Cristiano Ronaldo berpose untuk menghasilkan uang 

WARTA KOTA, PALMERAH -- Alasan Cristiano Ronaldo menolak ikut-ikutan pesohor bola untuk meraja tubuhnya telah diungkap.

Ronaldo merupakan pesohor bola yang sukses dengan segudang prestasi.

Biasanya, pesohor bola akan memilih jalan untuk menato tubuh mereka.

Ilustrasi. Ronaldo merupakan pemain bola yang tidak menggunakan tato atau merajah anggota tubuhnya karena rutin donor darah. Kebanyakan pemain bola masa kini merajah anggota tubuh mereka dengan tato.
Ilustrasi. Ronaldo merupakan pemain bola yang tidak menggunakan tato atau merajah anggota tubuhnya karena rutin donor darah. Kebanyakan pemain bola masa kini merajah anggota tubuh mereka dengan tato. (Healthy)
//

Misalnya Zlatan Ibahimovic dan sejumlah pesohor bola lainnya.

Meski demikian, Ronaldo tidak tergoda untuk menato atau merajah sekujur tubuhnya dengan tato-tato kontemporer seperti yang ada di tubuh Phillipe Coutinho, Roberto Firmino, dan sebagainya.

Bagi sebagian kalangan, tato juga bagian dari kebudayaan bangsa, sehingga ada yang memang menato tubuh, bagian kepala, dan sebagainya.

"Aku tidak akan merajah tubuhku," kata Ronaldo, baru-baru ini.

Zlatan Ibrahimovic
Zlatan Ibrahimovic (Google)

Alasannya, dia tidak mau tercemar gara-gara tato.

Soalnya, dia punya kebiasaan untuk mendonor darah secara teratur.

Alasan ini menjadikan dia untuk menolak sekujur tubuhnya ditato.

Penghargaan 

Penyerang Real Madrid Cristiano Ronaldo terpilih menjadi Pemain Terbaik Asosiasi Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) musim kompetisi 2016/17 setelah mengantarkan Los Blancos merengkuh gelar Liga Champions kedua kalinya secara berturut-turut.

Pemain Tim Nasional Sepak Bola Portugal berusia 32 tahun yang membantu Real Madrid meraih gelar Liga Champions ke-12 secara keseluruhan itu menerima penghargaan dalam acara pengundian babak penyisihan grup Liga Champions musim kompetisi 2017/18 di Monaco, Kamis (24/8/2017) malam.

Ronaldo meraih penghargaan itu untuk musim kedua berturut-turut dan piala ketiga kalinya secara total setelah memenangi penghargaan itu pada musim 2013/14.

CR7 finis di depan dua kandidat lainnya, yaitu striker Barcelona dan Tim Nasional Sepak Bola Argentina, Lionel Messi, dan kiper Juventus dan Tim Nasional Sepak Bola Italia Gianluigi Buffon, melalui polling terhadap 80 pelatih dan 55 wartawan yang dipilih European Sports Media (ESM) untuk mewakili masing-masing asosiasi anggota UEFA.

"Saya sangat senang berada di sini, dan merasa terhormat bisa memenangkan piala ini lagi," kata Ronaldo usai menerima penghargaan tersebut, seperti dilansir dari laman UEFA, Kamis.

Ia menimpali, "Terima kasih untuk rekan satu tim dan selamat kepada mereka juga. Saya sangat diberkati, terima kasih kepada pendukung Real Madrid, dan setiap orang yang membantu saya meraih piala ini."

Ronaldo merupakan pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim lalu dengan 12 gol, termasuk dua gol di laga final melawan Juventus di Cardiff.

Ronaldo mengumpulkan 482 poin dalam poling tersebut, jauh mengungguli Messi (141 suara) dan Buffon (109 suara) yang menempati posisi kedua dan ketiga.

Penghargaan lainnya

Pada malam ini juga diumumkan pada pemain terbaik dari tiap-tiap posisi. Real Madrid mendominasi tiga posisi dengan Ronaldo sebagai penyerang terbaik, Luca Modric gelandang terbaik, Sergio Ramos bek terbaik.

Adapun kiper terbaik musim lalu menjadi milik Buffon

Editor: teddymalaka
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help