Viral, KBRI Den Haag Cabut Penghargaan Dwi Hartanto Karena Skandal Prestasi Palsu

Melalui laman resmi ina.indonesia.nl, KBRI Den Haag Belanda membuat pernyataan resmi pada Minggu (8/10/2017).

Viral, KBRI Den Haag Cabut Penghargaan Dwi Hartanto Karena Skandal Prestasi Palsu
Dok pribadi
Dwi Hartanto dan Bacharuddin Jusuf (B.J) Habibie. 

KEPALA PERWAKILAN

I GUSTI AGUNG WESAKA PUJA
DUTA BESAR LBBP

Berikut link pernyataan resmi dari KBRI Den Haag: http://ina.indonesia.nl/index.php/info-penting/siaran-pers?limitstart=0

Pada 5 Oktober 2017, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Delft telah membuat pernyataan sikap terkait permasalahan ini.

Pernyataan sikap itu dibuat di laman resmi PPI Delft yakni www.ppidelft.net.

" Terkait dugaan pembohongan publik yang dilakukan oleh Sdr. D.H, PPI Delft
mengutuk keras segala bentuk pembohongan publik pada khususnya yang terjadi di
bidang akademik," tulis M. Shiddiq Sumitro yang merupakan Ketua PPI Delft 2017/2018.

Shiddiq Sumitro menyatakan PPI Delft tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah hingga dugaan tersebut telah diverifikasi oleh pihak TU Delft dan/atau Kedutaan Besar Republik Indonesia
untuk Kerajaan Belanda (KBRI Den Haag)

"PPI Delft bersama dengan beberapa perwakilan alumni telah melakukan koordinasi
dengan KBRI Den Haag terkait mediasi Sdr. D.H. dengan pihak TU Delft dan pihak-
pihak lain yang terlibat.  PPI Delft menghimbau kepada seluruh anggota PPI Delft untuk menjunjung tinggi kode etik akademik demi menjaga integritas pribadi, lembaga, bangsa, dan negara," tulisnya.

Baca: HEBOH! Ini Daftar Kebohongan Dwi Hartanto, Sempat DIsebut The Next Habibie

Masih di laman resmi tersebut diposting Klarifikasi dan Permohonan Maaf oleh Dwi Hartanto yang merupakan  mahasiswa doktoral pada Faculty of Electrical Engineering, Mathematics and Computer  Science (EEMCS), Delft University of Technology (TU Delft).

Halaman
1234
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help