BangkaPos/

Warga Berharap Berkah Dari Peresmian Kelenteng Dwi Kuan Im

Klenteng Dwi Kuan Im sesungguhnya menurut ia telah berusia cukup tua atau sekitar 40 tahun terhitung sejak klenteng

Warga Berharap Berkah Dari Peresmian Kelenteng Dwi Kuan Im
Bangkapos/Ryan Agusta
Suasana merayakan peresmian klenteng Dwi Kuan Im, tampak sejumlah ramai memadati lokasi kelenteng tersebut. 

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA---Tempat ibadah yang digunakan oleh masing-masing pemeluk agama atau kepercayaan lainnya setiap orang tentunya berbeda-beda khususnya bentuk fisik bangunan tempat ibadah tersebut.

Meski begitu tempat ibadah tentunya pasti dianggap tempat yang 'suci' oleh setiap pemeluk agama atau kepercayaan lainnya.

Seperti halnya sebuah tempat ibadah bagi umat konghucu atau dikenal dengan sebutan nama kelenteng pun tetap dianggap sebagai tempat ibadah yang dianggap suci.

Sebagai bentuk penghormatan kepada Yang Maha Kuasa sejumlah warga di lingkungan Desa Padang Baru, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Minggu (8/10/2017) malam merayakan peresmian sebuah klenteng di lingkungan setempat dengan nama klenteng Dwi Kuan Im.

Acara peresmian klenteng Dwi Kuan Im terlihat dipadati warga lingkungan setempat, tak cuma itu dalam acara peresmian klenteng itu pun juga dimeriahkan atraksi kelompok barongsai asal kelompak barongsai Three Sakti dan Chiang Liung.

Alim (60) yang mengaku selaku pengurus klenteng Dwi Kuan Im mengatakan kegiatan peresmian klenteng di lingkungan tempat tinggalnya itu sengaja dilakukan oleh pihaknya lantaran menurutnya klenteng tersebut dianggapnya rumah ibadah umat konghucu sangat suci.

"Klenteng Dwi Kuan Im ini hari ini sudah kita resmikan jadi kegiatannya tak lain mengharapkan berkah dari Tuhan," kata Alim didampingi tokoh pemuda setempat, Asiong (30) ditemui di sela-sela acara peresmian di lingkungan Padang Baru, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Minggu (8/10/2017) malam.

Klenteng Dwi Kuan Im sesungguhnya menurut ia telah berusia cukup tua atau sekitar 40 tahun terhitung sejak klenteng itu dibangun meski bangunan fisik klenteng itu tidaklah besar.

Oleh karenanya ia sendiri berharap diresmikan klenteng Dwi Kuan Im itu dapat bermanfaat bagi umat yang memang mau beribadah di klenteng tersebut.

Harapan serupa diungkapkan Asiong, bahkan Asiong sendiri dengan telah diresmikan klenteng Dwi Kuan Im dapat memberikan berkah bagi umat konghucu yang menetap di lingkungan setenpat. (*)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help