Kuasa Hukum Keluarga Rahayu Tunggu Sikap Pihak RSBT, BPRS Masih Lakukan Kajian

Pertemuan antara keluarga Rahayu dan pihak RSBT Pangkalpinang yang difasilitasi Kepala Dinkes Babel drg Mulyono

Kuasa Hukum Keluarga Rahayu Tunggu Sikap Pihak RSBT, BPRS Masih Lakukan Kajian
bangkapos.com/dok
Setelah menjalani perawatan khusus sejak Jumat (6/10/2017), bayi laki-laki dari Rahayu menghembuskan nafas terakhirnya di ruang inkubator Rumah Sakit Bhakti Wara Pangkalpinang, Senin (9/10/2017) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pertemuan antara keluarga Rahayu dan pihak RSBT Pangkalpinang yang difasilitasi Kepala Dinkes Babel drg Mulyono dilakukan, Selasa (10/10/2017) sore.

Pertemuan yang digelar di rumah Dwi Prasetyo, kakak ipar Rahayu juga dihadiri Ketua Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Babel dr Andri Nurtito dan Ketua SPSI RSBT Abdul Hakim.

Dwi Prasetyo saat itu didampingi Agus Hendrayadi selaku penasehat hukum.

Pihak manajemen RSBT usai pertemuan belum bersedia memberikan keterangan kepada wartawan.

Dwi Prasetyo mengatakan, pembicaraan berisi ucapan belasungkawa dari manajemen RSBT Pangkalpinang.

"Kami menyambut baik upaya baik dari pihak RSBT. Tadi ada ucapan belasungkawa, selanjutnya kami masih menunggu sikap RSBT terhadap kejadian itu," kata Dwi ditemui di rumahnya di kawasan Pintu Air, Kota Pangkalpinang.

Sebelumnya Dwi mengungkapkan biaya penanganan medis bayi di RSBW ditanggung Kepala Dinkes Pangkalpinang dr Ristum, bukan pihak lain.

Pihak keluarga juga tidak menerima biaya atau santunan dari pihak manapun.

Hal itu diungkapkan Dwi terkait berita biaya penanganan medis bayi akan ditanggung pihak RSBT.

Agus Hendrayadi menambahkan pertemuan tersebut belum menyentuh substansi masalah yang hangat dibicarakan publik.

Halaman
123
Penulis: Alza Munzi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help