Penambang TI Batu Atap Jangan Ngetes Kami!

Jajaran dari Unit Tipiter Ditkrimsus Polda Babel dan Polsek Belinyu, menertibkan aktivitas TI ilegal

Penambang TI Batu Atap Jangan Ngetes Kami!
ist
Ilustrasi penertiban TI apung 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jajaran dari Unit Tipiter Ditkrimsus Polda Babel dan Polsek Belinyu, menertibkan aktivitas tambang inkonvensional (TI) ilegal di kawasan hutan lindung (HL) Batu Atap Kelurahan Remodong Indah Kecamatan Belinyu, Senin (9/10).

Dalam penertiban itu, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan persuasif, mengumpulkan sejumlah penambang agar penambang segera menghentikan aktivitasnya dan saat itu juga harus mengangkat seluruh peralatan dan mesin TI.

Kanit Tipiter Ditkrimsus Polda Babel Kompol Candra Kurnia, yang turun langsung ke lokasi TI Batu Atap yang beroperasi di Hutan Lindung (HL) Batu Atap Kelurahan Remodong Indah, langsung menyampaikan penegasan.

"Kami datang ke lokasi ini, tidak main-main, ini perintah atasan, dalam hal ini, penambang juga jangan sampai ngetes pihak kepolisian. Kami datang ke sini tidak main-main, jangan ngetes kami, kalau mau main-main, silahkan, kami pun akan ambil tindakan tegas, kami minta ke bapak-bapak, jangan menambang lagi disini, karena kami tidak mau berbenturan dengan masyarakat," tegas Candra saat memberikan arahan ke penambang di Batu Atap Kelurahan Remodong Indah Kecamatan Belinyu, Senin (9/10/).

Candra juga meminta secara langsung, agar penambang segera mengangkat mesin TI-nya, jangan menunggu besok, tapi sekarang.

"Bapak-bapak, kami berikan kesempatan agar mengemasi semua peralatan dan mesin TI-nya, karena gerakan ini tidak hanya kami lakukan disini, tapi juga di tempat lain," tandasnya.
Sebelumnya, ditempat sama, Kapolsek Belinyu AKP Iman Teguh Prasetyo juga memberikan pengarahan secara langsung, setelah mengumpulkan semua penambang yang sedang melakukan aktivitas penambangan.

Kapolsek Belinyu AKP Iman Teguh Prasetyo mengatakan kepada penambang, penambang seharusnya tahu bahwa lokasi TI ini merupakan kawasan hutan lindung.

"Di sekitar tempat ini kan sudah dipasang papan larangan melakukan aktivitas penambangan, jadi tempat ini di larang untuk dilakukan kegiatan penambangan, karena kawasan ini hutan lindung, " jelas Iman.

Saat menyampaikan arahan tersebut, Kapolsek juga mengatakan, Gubernur Babel sudah mengingatkan bahwa hutan yang berstatus kawasan tidak boleh ditambang, karena keberadaan hutan untuk kepentingan masa depan, sehingga dilarang untuk di rusak.

"Hutan harus dijaga dan dilestarikan, hutan juga untuk kepentingan anak cucu kita kedepan, bukan di rusak seperti ini, kalau dirusak, anak cucu kita nanti mau kebagian apa. Tolong kasih tahu juga ke penambang lain, agar segera menghentikan aktivitasnya dan membongkar TI-nya masing-masing," tegas Iman.

Berikut videonya:

Penulis: riyadi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved