Pihak Keluarga Sebut Biaya Penanganan Medis Anak Rahayu Dibantu dr Ristum

Dwi Prasetyo, keluarga ibu yang melahirkan di mobil mengaku tidak menerima bantuan biaya dari pihak manajemen RSBT Pangkalpinang.

Pihak Keluarga Sebut Biaya Penanganan Medis Anak Rahayu Dibantu dr Ristum
bangkapos.com/dok
SEORANG perempuan membawa jenazah Muhammad Syahril (4 hari) saat baru keluar dari Rumah Sakit Bhakti Wara Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM - Dwi Prasetyo, keluarga ibu yang melahirkan di mobil mengaku tidak menerima bantuan biaya dari pihak manajemen RSBT Pangkalpinang.

Selain itu, Dwi Prasetyo menyampaikan terima kasih kepada pihak RSBT yang sudah berniat memberikan karangan bunga.

"Tapi kami menolak karangan bunga itu. Kami juga tidak menerima biaya penanganan medis bayi di rumah sakit," kata Dwi, Selasa (10/10/2017).

Pernyataan Dwi itu mengklarifikasi berita mengenai biaya penanganan bayi akan dibantu oleh pihak RSBT.

Menurutnya, jasad bayi Muhammad Syahril dibawa dari Rumah Sakit Bhakti Wara atas bantuan dr Ristum selaku Kepala Dinkes Pangkalpinang.

Pihak keluarga tidak mengeluarkan biaya atas penanganan medis di rumah sakit tersebut.

"Kami juga tidak mengharapkan biaya tersebut karena musibah ini sudah terjadi. Hanya saja kami perlu meluruskan agar tidak ada salah paham," ungkap Dwi.

Dilanjutkan Dwi, ada upaya mediasi dengan pihak RSBT yang difasilitasi Kepala Dinkes Babel drg Mulyono.

"Hari ini saya dihubungi Pak Mulyono, mau bertemu antara keluarga dengan pihak RSBT, dan BPRS (badan pengawas rumah sakit). Tapi belum ditentukan lokasinya," tambah Dwi.

Dwi mengaku sampai saat ini belum ada pernyataan langsung dari Dirut RSBT Pangkalpinang terkait musibah tersebut.

Halaman
12
Penulis: Alza Munzi
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved