BangkaPos/

Peluang UMKM di Digital Marketing

Suwandi menilai perlu adanya perubahan pola pikir bagi UMKM, seperti ditarik atau di ajak langsung

Peluang UMKM di Digital Marketing
bangkapos.com/Idandi Meika Jovanka
Yuni Berburu Sembako di Pasar Murah 2017 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Idandi Meika Jovanka

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Penyuluh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bangka Belitung, Suwandi saat ditemui di seminar JNE Ngajak Online mengatakan UMKM di Bangka belum mengoptimalkan manfaat Digital Marketing.

Padahal, Gubernur telah memprogramkan website khusus yaitu la muter, la laper, dan la pinter guna menunjang kemajuan. Sehingga di butuhkan perubahan pola pikir pelaku UMKM, Selasa (10/10).

“Berdasarkan data dari nama dan alamat UMKM di Bangka Belitung bekisar 12.000. Sayangnya, mayoritas mereka belum memanfaatkan internet tools sebagai ekor bisnis,” ujar Suwandi.

Suwandi menjelaskan ketiga program tersebut berbasis data. Satu diantaranya, La Laper yang dirancang mempermudah UMKM di bidang kuliner memasarkan produk. Sistem kerjanya, pelanggan UMKM bersangkutan bisa mendapatkan kuliner secara langsung. Ia menyayangkan tanggapan pelaku usaha sangat rendah.

Ia menyampaikan keputusan pimpinannya tidak memfasilitasi dulu guna mendorong kemandirian UMKM. Namun, pihaknya berupaya menekankan biaya pembuatan website seminimal mungkin dan tidak menyulitkan pelaku usaha. Ia menilai pengrajin di Bangka tergolong manja sehingga butuh pemimpin tegas untuk memaksa atau membujuk.

“Intinya belum menyadari peluang besar dari Digital Marketing,” jelas Suwandi

Suwandi menilai perlu adanya perubahan pola pikir bagi UMKM, seperti ditarik atau di ajak langsung buat turut serta. Makanya, kegiatan dan program Disperindag Provinsi Bangka Belitung mengarah ke Digital Marketing. Pihaknya berupaya menyakinkan mereka dengan mendatangkan pelaku Digital Marketing yang sukses buat berbagi pengalaman.

“Adanya biaya Rp 150.000 dijadikan alasan tidak mau membuat website,” kata Suwandi

Selanjutnya, berbicara mengenai jumlah UMKM pengguna digital marketing belum bisa dipastikan secara data. Pihaknya kesulitan karena satu orang bisa menggunakan lebih dari satu smartphone. Ia berharap kedepannya semakin banyak kemitraan yang berkenan membina dan membantu kemajuan UMKM melalui digital marketing.

 “Kami optimis kedepannya lebih banyak lagi kemitraan yang berkenan membina dan bekerjasama memajukan UMKM di Bangka Belitung,” tukas Suwandi.

Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help