Klinik Salam Sarma Gelar Seminar dan Workshop tentang Khitan Modern

Klinik Salam Sarma Pangkalpinang akan memberikan kesempatan kepada dokter dan perawat untuk belajar teknik khitan Alisclamp.

Klinik Salam Sarma Gelar Seminar dan Workshop tentang Khitan Modern
Shutterstock
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Khitan atau sunat adalah proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis. Khitan diambil dari bahasa Arab kha-ta-na, yaitu memotong.

Adapun dalam istilah syariat, dimaksudkan dengan memotong kulup yang menutupi kepala zakar bagi pria.

Tujuan utama khitan adalah membersihkan alat vital pria dari berbagai kotoran serta penyebab penyakit yang mungkin melekat di ujung penis atau zakar yang masih ada kulupnya.

Di Indonesia, umumnya proses khitan dilakukan saat anak laki-laki sudah mencapai usia sekolah dasar.

Pada masa ini, anak diharapkan sudah lebih dapat menoleransi rasa sakit yang timbul dibandingkan jika dilakukan saat balita.

Teknik khitan yang sering kita dengar diantaranya teknik konvensional dan teknik laser.

Selain dua teknik diatas, ada satu lagi teknik khitan yang kini sudah banyak digunakan beberapa rumah khitan, yaitu teknik klamp/klem.

Klamp sendiri merupakan tabung plastik khusus dengan ukuran berbeda-beda sesuai ukuran penis. Dan yang paling baru dinamakan Alisklamp yang dikenalkan oleh Dr. Veedat Ali.

Klinik Salam Sarma Pangkalpinang sebagai pelopor Rumah Khitan Babel bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bangka Belitung (Babel) dan PPNI Babel pada tanggal 14 Oktober 2017 bertempat di Hotel Puncak Pangkalpinang akan memberikan kesempatan kepada praktisi kesehatan (dokter dan perawat) untuk belajar teknik khitan dengan metode Alisclamp.

Peserta workshop dibatasi hanya untuk 50 peserta.

Pemateri yang akan hadir pada kegiatan nanti dr.Adi Sucipto, Sp.B (Ketua IDI Babel), Azwani, S.Kep.,M.Kes (Ketua PPNI Babel), dr.Agusdianto (Manager Klinik Sarma), dr. Rudi Azharudin (Distributor Alisclamp Indonesia).

Untuk Informasi dan Pendaftaran dapat menghubungi sdri Irmawati (0821 7650 7159).

Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved