BangkaPos/

AS Keluar dari UNESCO dan Menuduh Organsiasi Bias 'Anti Israel'

Amerika Serikat keluar dari keanggotaan UNESCO. Negeri Paman Sam menuduh organisasi itu bias “anti-Israel”.i

AS Keluar dari UNESCO dan Menuduh Organsiasi Bias 'Anti Israel'

BANGKAPOS.COM, WHASINGTON -- Amerika Serikat telah secara resmi memberi tahu badan warisan dunia UNESCO bahwa pihaknya menarik keanggotaannya dari organisasi tersebut. Negeri Paman Sam menuduh organisasi itu bias “anti-Israel”.i

Pengumuman oleh administrasi Trump diikuti beberapa jam kemudian oleh berita bahwa Israel juga berencana untuk berhenti dari lembaga budaya dan pendidikan itu.

Dalam sebuah pernyataan Benjamin Netanyahu, perdana menteri Israel, menyambut baik langkah AS tersebut dengan mengatakan:

"Ini adalah keputusan berani dan moral, karena Unesco telah menjadi teater yang tidak masuk akal. Alih-alih melestarikan sejarah, itu mendistorsinya. "

Direktur Jenderal Unesco, Irina Bokova, mengungkapkan "penyesalan mendalamnya" atas keputusan AS tersebut. "Ini bukan hanya tentang Warisan Dunia," katanya, menggambarkan penarikan tersebut sebagai "kerugian bagi organisasi dan AS".

Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova
Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova (www.voaindonesia.com)

"Pada saat konflik terus merobek masyarakat di seluruh dunia, sangat disesalkan agar Amerika Serikat menarik diri dari badan PBB yang mempromosikan pendidikan untuk perdamaian dan melindungi budaya yang diserang," tambahnya.

"Ini adalah kerugian bagi keluarga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Ini adalah kerugian multilateralisme. "

Mengungkapkan keputusan pemerintah AS, departemen negara mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan berusaha untuk "tetap terlibat ... sebagai negara pengamat non-anggota untuk menyumbangkan pandangan, perspektif dan keahlian AS".

Pernyataan tersebut menambahkan: "Keputusan ini tidak dianggap enteng, dan mencerminkan kekhawatiran AS dengan meningkatnya tunggakan di Unesco, kebutuhan akan reformasi fundamental dalam organisasi tersebut, dan melanjutkan bias anti-Israel di Unesco," kata departemen pemerintah AS.

Penarikan tersebut akan mulai berlaku pada tanggal 31 Desember 2018.

Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) saat hendak berfoto bersama pimpinan negara-negara peserta KTT G-20 di Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017).
Presiden Joko Widodo berbincang dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (tengah) saat hendak berfoto bersama pimpinan negara-negara peserta KTT G-20 di Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017). (TRIBUNNEWS/BIRO PERS)
Halaman
12
Penulis: teddymalaka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help