BangkaPos/

Gubernur Babel dan Bupati Bangka Launching Desa Sempan Sebagai Kampung KB

Desa Sempan Kabupaten Bangka terpilih ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (K B) yang ke- 35 di Provinsi Babel.

Gubernur Babel dan Bupati Bangka Launching Desa Sempan Sebagai Kampung KB
Bangkapos.com
Bupati Bangka Tarmizi H Saat pada pencanangan Desa Sempan sebagai Kampung KB. 

BANGKA POS - Desa Sempan Kabupaten Bangka terpilih ditetapkan sebagai Kampung Keluarga Berencana (K B) yang ke- 35 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (12/10).

Pencanangan bakti sosial oleh PKK dan launching Kampung KB Desa Sempan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Ketua Penggerak PKK Melati Erzaldi, Bupati Kabupaten Bangka Tarmizi Saat dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Warga Desa Sempan, Iis (20) tampak mengantre sebagai salah satu pasien yang akan melakukan pemasangan implan gratis KB disamping mobil BKKBN berwarna biru.

Wanita yang telah memiliki satu anak perempuan berusia 3,5 tahun ini mengaku tertarik mengikuti pemasangan implan gratis di hari pencanangan Desa Sempan sebagai kampung KB.

Meski pemasangan implan KB menjadi pengalaman perdana bagi Iis namun ibu rumah tangga ini berpendapat KB dengan implan akan lebih efektif dibanding KB suntik yang biasa dilakukannya sekali dalam tiga bulan ini.

“Saya belum mau punya momongan, satu saja sudah cukup karena keterbatasan kondisi ekonomi keluarga. Pakai implan ini kan bisa lebih lama 2 tahun dibanding KB suntik, jadi lebih ringan dan ngebantu hemat duit,”ujar Iis saat ditemui Bangka Pos Group, Kamis (12/10).

Bakti sosial PKK dan pencanangan Kampung KB memang diramaikan dengan pemasangan implan KB gratis dan gelar dagang produk usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera (UPPKS) dan pemeriksaan IVA.

Bupati Bangka Tarmizi Saat berpendapat program PKK dan pencanangan Kampung KB bermanfaat untuk menekan angka kematian ibu dan anak.

Dalam sambutannya ia menegaskan bahwa semua ibu hamil di Kabupaten Bangka harus terdata.

“Di Kabupaten Bangka banyak wanita yang kena kanker payudara dan kanker lahir stadium tinggi. Mereka berobat kampung dan tidak mau ke dokter. Dengan BKKBN, pembinaan keluarga dan anak diharapkah lebih preventif,” harap Tarmizi Saat.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help