BangkaPos/

Yo Berkunjung ke Pantai Ini, Ada Bekas Tapak Kaki Misterius Lho

Pantai yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Bandara Depati Amir, atau sekitar 11 kilometer dari Kota Pangkalpinang

Yo Berkunjung ke Pantai Ini, Ada Bekas Tapak Kaki Misterius Lho
bangkapos.com/Agus Nuryadhyn
Pantai Tapak Antu di Batu Belubang Kabupaten Bangka Tengah, pengunjung dapat foto selfie di tanda Love U dan melihat bekas telapak kaki. 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Agus Nuryadhyn

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Salah satu pantai yang dapat dikunjungi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, wisatawan dapat menikmati keindahan alam dan bebatuan di Pantai Tapak Antu (Telapak Dewa) Desa Batu Belubang Kecamatan Pangkalanbaru Kabupaten Bangka Tengah.

Pantai yang berjarak sekitar 5 kilometer dari Bandara Depati Amir, atau sekitar 11 kilometer dari Kota Pangkalpinang. Saat memasuki jalan desa ke pantai Tapak Antu sekitar 1,5 kilometer.

Di area pantai Tapak Antu, itu pengunjung atau wisatawan tidak hanya melihat bebatuan yang alami, serta pasir putih.

Baca: VIDEO: Ingin Tahu Pantai Tapak Antu, Ada Bekas Telapak Kaki Misterius

Namun diantara bebatuan itu ada terdapat bekas telapak kaki (tapak kaki). Untuk memudahkan para wisatawan melihat telapak kaki, pihak pengelola pantai menandai dengan tanda silang dengan cat berwarna putih

Bahkan pengunjung bisa menikmati keindahan pantai sekaligus dapat berfoto selfie di jembatan penyeberangan diatasnya ada tertulis sepanjang jalan kenangan, dan ada tanda LOVE U.

Penjaga pantai Tapak Antu, I Ketut Sudewa menjelaskan, menurut sejarahnya ada bekas telapak kaki itu pada zaman Kerajaan Mataram sebelum Panglima Ceng Ho masuk Bangka..

"Ini pada zaman Kerajan Mataram tahun 16 00 an. Sedangkan Panglima Ceng Ho masuk ke Bangka tahun 1700 an," ungkap I Ketut Sudewa.

Menurut I Ketut Sudewa bila disebut tapak antu merupakan suatu hal yang ghaib. Namun untuk bahasa nasional nya telapak dewa

"Di ada dua bekas telapak kaki di batu yang berada di sekitar bibir pantai," ungkapnyBahkan I Ketut Sudewa mengemukakan bahwa di sekitar batu-batu itu ada "dihuni makhluk ghaib". Namun belum dapat dikatakan fakta. .

"Kalau dibilang telapak kaki antu , telapak kaki yang besar di pantai untuk di pantai ini mungkin tidak ada. arena kalau besar itu bukannya telapak antu," jelasnya.

Dijelaskan Ketut Sudewa semua yang berada di pinggir pantai Batu Belubang hingga ke Kayu Besi semua hampara disebut telapak antu

Penulis: agusrya
Editor: edwardi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help