Inilah Sanksi Kalau Pelanggan Tak Registrasi Ulang Nomor Ponsel Prabayar

Pelanggan harus melakukan registrasi ulang nomor prabayar dengan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Inilah Sanksi Kalau Pelanggan Tak Registrasi Ulang Nomor Ponsel Prabayar
Tribunnews.com
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - Sudah dapat SMS dari Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) soal aktivasi kartu SIM prabayar?

Peraturan ini akan berlaku wajib mulai tanggal 31 Oktober 2017.

Pelanggan harus melakukan registrasi ulang nomor prabayar dengan validasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga (KK).

Baca: Cara Mudah Registrasi Kartu Ponsel Prabayar, Jika Tidak Daftar Ulang Bisa Diblokir Lo!

Data NIK dan nomor KK yang dicantumkan dalam proses aktivasi tersebut nantinya akan dicocokkan dengan data yang dimiliki oleh Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil).

Jadi pengguna tidak bisa lagi sembarangan memasukkan nomor.

Pendaftaran NIK dan KK bisa dilakukan oleh pelanggan sendiri setelah membeli kartu prabayar.

Atau bisa juga dilakukan melalui gerai operator masing-masing.

Untuk pendaftaran yang dilakukan sendiri, pengguna bakal dibatasi hanya bisa mendatarkan tiga nomor prabayar dari satu operator seluler.

Sedangkan pendaftaran melalui gerai masing-masing operator, tidak dibatasi jumlahnya.

Halaman
12
Editor: fitriadi
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved