Baru 11 Parpol Daftar Verifikasi Peserta Pemilu Legislatif Kota Pangkalpinang

Hingga sore ini yang mendaftar ada 11 parpol yakni, Perindo, Nasdem, PSI, PKS, PPP, PDIP, Hanura, Gerindra, Golkar, partai bekarya dan PAN

Baru 11 Parpol Daftar Verifikasi Peserta Pemilu Legislatif Kota Pangkalpinang
bangkapos/zulkodri
Staff atau petugas saat menerima pendaftaran verifikasi parpol sebagai perseta Pemilu legislatif 2019 di KPU Kota Pangkalpinang, Senin (16/10/2017). 

Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Hingga sore hari sekitar pukul 14. 51 WIB, sudah ada 11 Partai politik yang mendaftar dan menyerahkan dokumen verifikasi parpol sebagai syarat peserta pemilu legislatif 2019 ke KPU Kota Pangkalpinang, Senin (16/10/2017).

Komisioner KPU Kota Pangkalpinang bidang hukum dan pengawasan, M Atobi Ab kepada bangkapos.com, mengatakan hari ini Senin (16/10/2017) hingga pukul 00.00 WIB batas pendaftaran verifikasi parpol sebagai peserta pileg 2019.

"Hingga sore ini yang mendaftar ada 11 parpol yakni, Perindo, Nasdem, PSI, PKS, PPP, PDIP, Hanura, Gerindra, Golkar, partai bekarya dan PAN. Sedangkan yang belum mendaftar lanjut M Atobi Ab yang belum mendaftar yakni Demokrat, PKB, PBB dan PKPI," ucapnya.

Dikatakan M Atobi berdasarkan PKPU no 11 2017 pasal 17 ayat 3 dan surat edaran KPU RI no 580. Maka persyaratan menjadi parpol peserta pemillu legislatif untuk Pangkalpinang setiap parpol minimal harus memiliki 207 jumlah keanggotaan pengurus partai.

Saat disingung dari seluruh parpol peserta pemilu 2014 lalu yang saat ini, kembali diverifikasi semuanya memenuhi persyaratan memiliki keanggotan minimal 207 orang.

Diakui M Atobi, sejauh ini semunya memenuhi syarat baik di Sipol maupun hard copy berupa KTA maupun KTP.

"Tadi ada yang dari PKB datang mau daftar. Hanya saja di sistem informasi Politik (SIPOL) kepengurusan hanya ada 56 keanggotaan. Padahal berdasarkan syarat minimal keanggota pangkalpinang minimal 207 dari jumlah penduduk satu/seribu. Makanya kita minta koordinasi kembali dengan pengurus DPP PKB di pusat. Karena di pusat mungkin PKB belum mendaftar atau masih dalam perjalanan," ujarnya. 

Penulis: zulkodri
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved