Bupati Belitung Kerahkan Pawang dan Buaya Tertibkan TI Rajuk

Bupati Sanem mengatakan pihaknya akan menempuh cara lain yakni menggunakan bantuan dukun kampung dan dukun buaya.

Bupati Belitung Kerahkan Pawang dan Buaya Tertibkan TI Rajuk
Internet/Kolase Pos Belitung
Bupati Sanem, pawang buaya, dan tambang timah ilegal 

Sebelumnya, aktivitas penambangan timah ilegal sudah dibahas dalam bersama antara seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda).

Namun kata Sanem, koordinasi dengan para dukun tetap akan dilaksanakan secara serius dalam waktu dekat.

Sanem menjelaskan, pengerahan buaya tidak berlaku bagi nelayan pencari ikan dan mencari udang, maupun kepiting di lokasi tersebut.

"Kalau penambang, segera buaya yang menangkap, jadi jangan menyalahkan pemerintah lagi nanti. Soalnya sudah berapa kali dirazia, dipasang spanduk himbauan, tapi masih juga." kata Sanem.

Dalam budaya Belitung dikenal istilah 'pekeras' dalam berhubungan dengan para dukun.

Untuk kebutuhan pekeras itu, Bupati Sanem mengaku akan membelinya langsung secara pribadi.

Tak tanggung-tanggung guys!

Bupati Sanem juga mengaku akan berbicara langsung dengan para dukun untuk merealisasikan rencana tersebut.

"Yang jelas, saya langsung nanti sampaikan permasalahan ini ke kik dukun. Apa pekeras nya biar saya yang membeli. kalau perlu ada ritual selamat di laut, kami beselamat di sana, panggil buaya-buaya disitu," bebernya. (Pos Belitung/Wahyu Kurniawan)

Editor: fitriadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help