Gatot Nurmantyo Minta Prajurit TNI Tak Berkonflik dengan Polisi

"Bagaimana membuat Indonesia teduh, aman dan damai, hanya satu kuncinya yaitu soliditas TNI dan Polri," ujar Panglima TNI.

Gatot Nurmantyo Minta Prajurit TNI Tak Berkonflik dengan Polisi
Tribunnews.com/Wahyu Aji
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 

Panglima TNI saat menyampaikan hal tersebut dalam acara di Mabes TNI, 22 September lalu.

Namun, ia tidak menyebutkan identitas lembaga yang dimaksud.

Atas pernyataan itu, Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) bereaksi dengan mengklarifikasi pembelian senjata yang mereka lakukan. 

Setelahnya, beredar pesan di aplikasi WhatsApp yang tidak jelas sumbernya, soal penahanan 280 pucuk k 280 pucuk senjata Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) Kal 40 x 46 milimeter, berikut 5.932 butir peluru.

Polri kemudian mengklarifikasi pembelian senjata itu.

Pemerintah, melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto, akhirnya memutuskan bahwa penahanan senjata-senjata milik Polri oleh Badan Intlijen Strategis (BAIS) TNI segera disudahi. 

Namun, ribuan peluru yang dibeli Polri, penyimpanannya dilakukan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved