Wakapolda Buka Seminar Deradikalisasi GP Anshor

Seminar Deradikalisasi ini mengusung tema Radikalisasi Patologi Sosial atau Politisasi Agama di Era Global.

Wakapolda Buka Seminar Deradikalisasi GP Anshor
Wakapolda memberikan sambutan di Seminar Deradikalisasi yang digelar oleh GP Ansho Bangka Belitung di Hotel Cordela Pangkalpinang Selasa (17/10/2017). 

Laporan Wartawan Bangka Pos, Deddy Marjaya

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Wakapolda Bangka Belitung, Kombes (Pol) Tantan Sulistyana mewakili Kapolda, Brigjen (Pol) Syaiful Zachri membuka kegiatan seminar Deradikalisasi yang digelar oleh GP Anshor Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Cordela Pangkalpinang Selasa (17/10/2017).

Seminar Deradikalisasi ini mengusung tema Radikalisasi Patologi Sosial atau Politisasi Agama di Era Global.

Dalam sambutan awalnya, Wakapolda mengucapkan permohonan maaf Kapolda yang tidak bisa hadir karena ada kegiatan kunker di Belitung dan Belitung Timur.

"Sedianya kapolda akan hadir langsung namun pada saat bersamaan masih di Pulau Belitung dalam rangka Kunjungan kerja," kata Kombes (Pol) Tantan Sulistiyana saat memberikan sambutan.

Kombes (Pol) Tantan Sulistiyana mengatakan bahwa seluruh masyarakat Indonesia harus berkebhinekaan tunggal ika karena  semua terlahir dari keberagamaan.

Sehingga dalam menghadapi semuanya harus bersatu.

Apalagi saat ini sedang berkembang paham radikal yang mengatasnamakan negara islam (ISIS).

"Kita harus paham dan sadar, bahwa kita terbentuk dari keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke kita beragam. Dari barat sampai ke timur kita beragam itu sudah kodrat kita. Maka dari itu lah kita semua harus bersama-sama saling menjaga keutuhan dan kesatuan NKRI dari kelompok-kelompok yang mengatasnamakan negara Islam," ungkap Wakapolda.

Lebih lanjut, Wakapolda menyampaikan dalam menyebarkan pahamnya ini ada beberapa hal yang dilakukan antara lain melalui hubungan kekeluargaan, komunikasi langsung, lembaga pendidikan, media massa dan sosial. Maka dari itu Polri semakin meningkatkan deteksi dini di wilayah agar situasi kamtibmas aman dan tentram.

"Untuk menyikapi paham tersebut terutama di Media Sosial, kami menghimbau mari gunakan media sosial dengan bijak, jangan ditelan mentah-mentah informasi yang kita dapatkan dari media sosial," ujar Wakapolda.

Wakapolda juga mengajak semua lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah paham radikalisme.

"Mari bersama-sama kita berperan aktif dalam mencegah paham radikal masuk ke negara kita demi menjaga kesatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjaga dunia kita ini damai, aman, dan tentram dalam menghadapi masalah kemajemukan saat ini," ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPR RI, Rudianto Tjen, Anggota DPD RI Bahar Buhasan, Kasubdit Bintibluh Dit Binmas Polda Kep. Babel AKBP Samsul Rizal dan Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Dadang Wijaya, mahasiswa, tokoh agama dan tokoh masyarakar serta TNI.

Penulis: deddy_marjaya
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved