Ini Daftar Klaim Keberhasilan 3 Tahun Pemerintahan Jokowi JK

Tiga tahun memimpin, Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla, memfokuskan pada pembangunan pada pengembangan infrastruktur.

"Dan dalam tiga tahun pemerintahan pak Jokowi, laju inflasi dari 4,49 persen pada September 2017 menjadi 3,72 persen pada September 2017," ujar Darmin di komplek Istana Negara, Jakarta, ‎Selasa (17/10/2017).

‎Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada September 2017 sebesar 0,13 persen, dimana 50 kota mengalami inflasi an 32 kota mengalami deflasi.

* Ekonomi Kreatif Kejar Target Sumbang PDB Rp 1000 Triliun Tahun Ini

Dari data Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) kontribusi ekonomi kreatif untuk Produk Domestik Bruto (PDB) adalah Rp 852,2 triliun. Sedangkan di 2017, Bekraf menargetkan sumbangan kepada PDB mencapai Rp 1.000 Triliun lebih.

"Kami bisa meramalkan soal pertumbuhan kawasan saja dari 2014-2016 itu di akhir 2017 ini sudah bisa mencapai lebih dari Rp 1.000 triliun," ujar Kepala Bekraf Triawan Munaf di kantor staff Presiden, Jakarta, Selasa (17/10/2017).

Untuk mencapai target tersebut, Bekraf melakukan berbagai kerjasama dengan pemerintah daerah dan berbagai Kementerian. Tujuannya untuk mendorong pengusaha ekonomi kreatif mendapat insentif dan kesempatan menjual produknya.

* Investasi Sektor Pariwisata Diklaim Naik 1,5 Kali Lipat Selama Pemerintahan Jokowi

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan, kontribusi investasi sektor pariwisata menunjukkan tren kenaikan yang positif. Pada tahun 2013 tercatat mencapai 602 juta dollar AS atau berkontribusi sebesar 1,45 persen dari total investasi nasional.

Pada semester I 2017 investasi sektor ini mencapai 929 juta dollar AS atau 3,67 persen dari total investasi nasional. “Artinya, angka kontribusi yang dicapai dari investasi pariwisata bila dibandingkan dengan total investasi nasional kenaikannya mencapai 1,5 kali lipat,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya di kantor staff Presiden, Jakarta, Senin .

Arief menjelaskan, sektor pariwisata akan menjadi penghasil devisa terbesar bagi Indonesia di masa mendatang. Hal yang perlu dipersiapkan untuk mencetak devisa adalah Atraksi, Amenitas (sarana dan prasarana), dan Aksesibilitas di 10 destinasi prioritas.

Halaman
1234
Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help