Sedekah Itu Ternyata Bukan Cuma Materi, Rasulullah juga Sarankan 5 Jenis Sedekah Ini

Bagi umat muslim sedekah merupakan salah satu amal yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Sedekah Itu Ternyata Bukan Cuma Materi, Rasulullah juga Sarankan 5 Jenis Sedekah Ini
net
Ilustrasi 

BANGKAPOS.COM -- Bagi umat muslim sedekah merupakan salah satu amal yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya.

Seperti dianjurkan Rasulullah sedekah  tak hanya orang yang punya banyak materi saja yang bisa bersedekah,

tetapi orang-orang yang tak punya cukup materi juga bisa bersedekah.

//

Bahkan cukup dengan melontarkan senyuman kepada orang lain pun dikatakan bersedekah.

Baca: Artis-artis Cantik Ini Taklukkan Pengusaha Kaya Raya, Ada yang Brondong Lo!

Sedekah merupakan amalan yang bersifat sosial (al-muta’ddiyah).

//

Artinya, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh orang yang mengerjakannya,

namun juga dapat dirasakan oleh orang lain

Anjuran untuk melakukan sedekah sudah banyak dituangkan dalam berbagai firman Allah dan hadits Rasulullah Saw.

ilustrasi sedekah
ilustrasi sedekah (My Media Hub)

Dalam firman dan hadis tersebut, Allah telah mengungkapkan berbagai hikmah dan faedah

yang dapat diraih dari bersedekah, seperti menyucikan harta, meringankan beban sesama manusia, dan memperlancar rezeki.

Baca: Kejadian Langka, Bayi Lahir dengan Kantung Ketuban Masih Utuh

Dilansir dari Wajibbaca.com bahwa diterangkan di dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA,

bahawasanya Rasulullah SAW bersabda:

كل سُلامى من الناس صدقة , كل يوم تطلع فيه الشمس تعدل بين اثنين صدقة , وتعين الرجل في دابته فتحمله عليها أ, ترفع عليها متاعه صدقة , والكلمة الطيبة صدقة , وبكل خطوة تمشيها إلى الصلاة صدقة , وتميط الأذى عن الطريق صدقة .

“Setiap anggota badan manusia diwajibkan bersedekah setiap harinya selama matahari masih terbit; kamu mendamaikan antara dua orang yang berselisih adalah sedekah; kamu menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang bawaannya ke atas kendaraannya adalah sedekah; setiap langkah kakimu menuju tempat sholat juga dihitung sedekah; dan menyingkirkan duri dari jalan adalah sedekah.” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari hadits di atas dapat memberi pengertian tentang perlunya sedekah yang dilakukan oleh seseorang dalam

hidupnya selama matahari masih terbit.

Lantas, di antara sedekah yang dianjurkan dalam hadits di atas adalah:

1. Mendamaikan Orang yang Bersengketa

Jika ada dua orang yang bersengketa dan meminta bantuan kita, maka kewajiban kita adalah mendamaikan persengketaan mereka. Hal ini di kira sebagai sedekah.

2. Menolong Orang Lain Menaiki Kendaraan

Jika ada orang yang sakit atau orang tua yang meminta tolong untuk menaiki kendaraannya. Pertolongan tersebut dianggap sebagai sedekah.

3. Mengangkat Barang Orang Lain

Membantu orang lain mengangkatkan barang bawaannya untuk meringankan bebanan yang di bawanya, maka hal itu pun sudah di anggap sebagai sedekah

4. Melangkah ke Tempat Sholat

Setiap langkah kaki kita atau menaiki kendaraan menuju ke tempat ibadah untuk mendirikan sholat 5 waktu sudah dianggap sebagai sedekah.Oleh karena itu ringankan langkah kaki kita untuk menuju ke tempat ibadah setiap kali azan berkumandang.

5. Membuang Duri di Jalan

Jika kita menjumpai sesuatu di jalanan yang akan menghalang perjalanan seseorang seperti duri, paku, kaca atau lainnya. Membuang atau mengetepikan nya adalah sedekah bagi mereka yang melakukannya.

ILUSTRASI: Para laskar sedekah Komunitas Gerakan Seribu Sehari Indonesia (GSSI) saat membagikan nasi bungkus saat sahur di bulan suci Ramadhan.
ILUSTRASI: Para laskar sedekah Komunitas Gerakan Seribu Sehari Indonesia (GSSI) saat membagikan nasi bungkus saat sahur di bulan suci Ramadhan. (ISTIMEWA)

Selaian itu ada beberapa pendapat para ulama  tentang hadits di atas:

-Imam Nawawi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan sedekah di sini adalah sedekah yang dianjurkan, bukan sedekah wajib.

-Ibnu Bathal dalam Syarah Shahih al-Bukhari menambahkan bahwa manusia dianjurkan untuk senantiasa menggunakan anggota tubuhnya untuk kebaikan. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur terhadap nikmat yang diberikan oleh Allah SWT.

-Penulis kitab ‘Umdatul Qari Badruddin al-Ayni berpendapat bahwa segala amal kebaikan yang dilakukan atas dasar keikhlasan, ganjaran pahalanya sama dengan pahala sedekah.

-Dalam kitab Adab al-Mufrad, al-Bukhari meriwayatkan, apabila seorang tidak mampu untuk melakukan perbuatan yang disebutkan di atas, minimal ia menahan dirinya untuk tidak menganggu orang lain. Karena secara tidak langsung, ia sudah memberi (sedekah) kenyamanan dan menjaga kesalamatan orang banyak.

Baca: Ternyata Egy Maulana Vikri Berdarah Eropa, Pantas Saja Mirip Bule Wajahnya

Selama kita mampu melakukan banyak hal, peluang untuk bersedekah masih terbuka luas. Sedekah tidak hanya berupa uang, tetapi juga memanfaatkan anggota tubuh kita untuk orang lain dalam perkara yang baik.

Para ulama mengatakan, amalan-amalan yang disebutkan dalam hadis di atas hanya sekedar contoh, bukan membatasi. Penafsiran hadis ini masih dapat diluaskan cakupannya.

(Sripoku.com/Pairat/berbagai sumber)

Editor: fitriadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved