Pria Penjual Daging di Belitung Syok Temukan Istrinya Terlentang dengan Kondisi Begini

Ternyata terjadi perampokan disertai pembunuhan yang menimpa rumah Syahroni, warga Jalan Perumnas

Pria Penjual Daging di Belitung Syok Temukan Istrinya Terlentang dengan Kondisi Begini
Pos Belitung/Disa Aryandi
Rumah korban, Sabtu (21/10/2017) ramai didatangi warga. 

Sementara, Syahroni seperti mendapat firasat sebelum istrinya ditemukan meninggal dunia.

"Aneh memang dia (korban) hari ini. Biasanya ke pasar setiap hari. Tapi hari ini tidak ada, dan aku telepon jam 10 lewat tadi tidak diangkat, tahu-tahu sudah begini," kata Syahroni. (n3)

Tergeletak di lantai

ERNAWATI kini telah tiada.

Peristiwa kelam merenggut nyawanya saat tengah sendirian di rumahnya.

Sebab sang suami, Syahroni, sedang berjualan daging di pasar.

Saat pulang ke rumah sekitar pukul 14.00 WIB, Syahroni pun terkejut.

Ia melihat istrinya sudah tergeletak tak bernyawa di ruang tengah rumahnya. Syahroni lantas lari ke luar rumah dan minta tolong kepada tetangga sekitar.

"Langsung aku keluar minta tolong dengan tetangga. Aku tidak tahu kenapa seperti ini, apa salah istri aku," kata Syahroni kepada Pos Belitung (Grup Bangka Pos), kemarin. (n3)

Pagi-pagi sekali, Sabtu (21/10/2017), Ernawati sudah bangun.

Dia menstarter sepeda motor Yamaha NMAX milik suaminya, dan menuntunnya ke depan rumah.

Tujuannya agar mesin sepeda motor sudah panas saat dikendarai suaminya, Syahroni (52), untuk berdagang daging sapi di Pasar Tanjungpandan.

"Itulah terakhir aku ketemu dia (korban). Tadi nanyak mau pakai motor mana, terus aku bilang pakai motor NMAX, soalnya malas pakai motor Tiger tidak bawak daging," kata Syahroni.

Syahroni merupakan orang pertama yang mengetahui istrinya sudah tidak bernyawa di ruang tengah rumahnya.

Saat itu, sekitar pukul 14.00 WIB, Syahroni baru saja pulang berjualan daging sapi di Pasar Tanjungpandan.

Ia mendapati pintu pagar rumah berwarna abu-abu itu tidak terkunci.

Dia tidak curiga. Setelah memarkir sepeda motornya, Syahroni segera masuk rumah lewat pintu belakang.

Sebelumnya, ia menuju ke lemari es yang ada di teras belakang rumahnya, dan memanggil istrinya "Neng, neng, neng".

Lantaran korban tidak menjawab, sang suami langsung masuk ke rumah melalui pintu belakang. Saat itulah ia melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak.

"Tapi waktu itu sempat aku bilang, kenapa neng tidur di situ. Terus dia (korban) tidak jawab, pas aku dekatin sudah seperti itu. Terus aku berlari ke depan rumah minta pertolongan tetangga," tutur Syahroni.

Ernawati biasanya ikut berdagang di Pasar Tanjungpandan setiap hari. Namun kemarin, dia tidak muncul di pasar.

Syahroni sempat menelepon istrinya itu sekitar pukul 10.02 WIB, namun tidak diangkat.

"Biasanya kalau tidak ke pasar ada SMS, tapi ini tidak. Aku tidak tahu lah apa salah istri aku jadi seperti ini. Dermawan kurang dermawan ape kami cobalah tanyak," ujarnya. (n3)

Penulis: Alza Munzi
Editor: Alza Munzi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved